PKB dan PKS Bentuk Koalisi Semut Merah, Begini Respon Ketua DPW PKB Sumsel

Menyongsong Pemilu 2024 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), membentuk koalisi yang disebut Koalisi Semut Merah.

Editor: adi kurniawan
Handout
Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), membentuk koalisi yang disebut Koalisi Semut Merah.


Koalisi ini dilakukan dalam rangka menyongsong Pemilu 2024 mendatang.


Menyikapinya hal tersebut, Ketua DPW PKB Provinsi Sumsel Ramlan Holdan mengungkapkan jika, jajaran pengurus pusat PKB terus melakukan penjajakan untuk menghadapi Pemilu Presiden (Pilpres) mendatang. 


"Iya (koalisi) itu saling menjajaki dan masih dinamis sekali, kemungkinan pada 2023 nanti finalisasinya. Jadi wajar- wajar saja kalau partai politik melakukan penjajakan," kata Ramlan, Selasa (14/6/2022).


Dijelaskan Ramlan koalisi memeng diperlukan, dan yang nanti muaranya memberikan kualitas Demokrasi di Indonesia.

"Jadi, sepanjang belum final sah- sah saja, dan bukan hanya PKS saja koalisi tapi partai lainnya juga bisa nanti, tapi finalisasinya belum saat ini."

"Kalau sudah, maka DPW PKB akan menyampaikan ke DPC hingga tingkat kebawah, " terangnya. 


Ditambahkan mantan anggota DPRD Sumsel ini, partainya harus melakukan koalisi dengan minimal 3 parpol yang memiliki kursi senayan saat ini untuk bisa mengusung, pasangan capres dan Wapres nanti di Pilpres 2024.


"Jika melihat hitungan, masih kurang sehingga perlu koalisi dengan parpol lainnya, dan minimal tiga parpol lah," ucapnya. 


Disisi lain, PKB sendiri ditegaskan Ramlan sesuai hasil Muktamar PKB sebelumnya, telah menyepakati Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar akan diusung dalam Pilpres 2024, dan mengenai siapa pendamping dan partai koalisi diserahkan sepenuhnya kepada Muhaimin. 


"Pastinya kita mendengarkan apa yang diperintahkan DPP, dan Ketum telah diberikan mandat penuh untuk melakukan penjajakan dan komunikasi koalisi, termasuk dalam menentukan pendamping nantinya dan wilayahnya sudah nasional ini, " tuturnya. 


Ramlan melanjutkan, jajaran pengurus PKB di Sumsel telah melakukan gerakan, agar Muhaimin bisa dikenal masyarakat Sumsel sehingga bisa diusung dalam Pilpres mendatang. 


"Pasti koalisi tidak masalah dengan parpol mana saja, termasuk kami sudah mendekalrasikan capres Muhaimin, termasuk penjajakan cawapres (Sri Mulyani) yang mandat penuh ada di Ketum, " ungkapnya. 


Untuk dukungan nyata sendiri, jajarannya dalam waktu dekat akan menggekar Rapat Koordinasi (Rakor) jajaran PKB se Sumsel, sekaligus mendeklarasikan Muhaimin sebagai bakal capres kedepan. 


"Kita jelas optimistis, dan saat ini gerakan terus dilakukan berbagai kegiatan yang ada, apalagi setelah verifikasi pemilu nanti akan lebih gencat."

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved