Berita OKI

KRONOLOGI Seorang Mahasiswa Asal Muaraenim Ditemukan tak Bernyawa di Kamar Kontrakan, Kayuagung OKI

Mahasiswa berinisial AP (22) itu ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakannya Lorong Beringin Perumahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI

Editor: Sudarwan
.
Ilustrasi seorang mahasiswa asal muaraenim ditemukan tak bernyawa di kamar kontrakan Kayuagung OKI. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Seorang mahasiswa berinisial AP (22) ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakannya Lorong Beringin Perumahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, Senin (13/6/2022) malam.

AP ditemukan di dalam kamar sekitar pukul 20.30 WIB dengan posisi tubuh tergantung.

"Pertama ditemukan korban dalam keadaan meninggal dan badan sudah mengeras. Setelah itu jenazah langsung dibawa ke RSUD Kayuagung," ujar Herman (62), pemilik kontrakan, Selasa (14/6/2022) siang.

Dikatakan Herman, tadi pagi jenazah telah dibawa keluarganya ke kampung halamannya di Kabupaten Muaraenim.

"Sekitar jam 08.00 WIB jenazah sudah dibawa ke sana dan telah dimakamkan," ungkap Herman.

Herman menceritakan bahwa korban bersama kakak perempuannya berinisial YAP (28) yang bekerja sebagai ASN telah mengontrak selama kurang lebih setahun terakhir.

"Jadi sudah setahun mereka tinggal di sini. Keduanya sama-sama belum menikah (status adik dan kakak kandung). Kalau setahu saya selama ini mereka terlihat rukun dan tidak pernah terdengar keributan," katanya.

"Sedangkan korban sendiri orangnya sopan dan santun serta rajin beribadah. Kalau setiap Jumat pasti solat ke masjid," imbuhnya.

Kronologi

Dikatakan adapun kronologi kejadian sekitar jam 20.00 WIB.

Saksi yang merupakan kakak perempuan korban mengetuk pintu kamar korban.

Dikarenakan tidak disahut, lalu kakaknya langsung masuk ke dalam kamar dan menemukan korban dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali.

"Karena panik kakaknya langsung menelpon temannya yang kemudian membantu memotong tali dan menurunkan korban. Tepat di depan pintu kamar korban juga ditemukan secarik kertas dengan tulisan bahasa Inggris," terangnya.

Tidak berselang lama, petugas kepolisian sampai di lokasi untuk melakukan olah TKP dan korban dibawa Ke RSUD Kayuagung untuk dilakukan pemeriksaan.

"Garis polisi (police line) telah terpasang di depan rumah duka," ujar Herman.

Menurutnya dengan adanya kejadian ini tentunya pihaknya sangat cemas karena lokasi tepat berada di sebelah rumahnya.

"Cukup kaget juga mengenai kejadian ini. Tetapi semoga saja amal ibadah korban diterima di sisi-Nya," ujarnya. (Nando Zein)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved