Cerita UMKM Binaan PLN Hutan Madu Jambi: dari Hampir Bangkrut, Hingga Juara 1 Nasional
Perwakilan Mitra unggulan PLN yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Rumah Madu Hutan Jambi yang merupakan binaan Rumah BUMN Jambi
“Berbagai program terus kita lakukan, seperti Rumah BUMN yang menjadi tempat bagi UMKM untuk berkembang, lebih kreatif, go digital dan go global dengan pendampingan dari BUMN. Bukan hanya pendampingan, BUMN juga mendukung dari sisi pembiayaan bahkan hingga pemasaran seperti yang kita lakukan di Turki ini. Kementrian BUMN berkomitmen membawa UMKM untuk bisa membuka market baru”, papar Arya.
Kordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPID) sebagai ketua penyelenggara yaitu Faruq Ibnul Haqi menyampaikan kegiatan ini nantinya direncanakan dapat di lakukan di 60 negara yang terdapat Pelajar Indonesia, dengan harapan para pelajar Indonesia di negara tersebut juga dapat membantu dalam memasarkan produk unggulan Rumah BUMN, selain untuk membantu dalam memberdayakan pengusaha lokal, juga menciptakan jiwa entrepreneur kepada para pelajar tersebut.
"Kami sangat terbantu dan berterimakasih kepada PLN yang telah mengikutsertakan kami dalam kegiatan ini. Kami juga berterimakasih kepada Bapak Erick Thohir dan Arya Sinulingga yang telah mendukung program pemasaran UMKM melalui pameran international seperti ini", ungkap Candra Lela.
Tak hanya pameran produk kuliner, barang dan jasa, Festival Pasar Senggol Turkiye juga dimeriahkan serangkaian pagelaran seni budaya, panggung rakyat, business talks dan fashion show yang ditampilkan oleh para diaspora dan pelajar Indonesia, sanggar tari dan kampus mode dari Indonesia, serta penampilan friends of Indonesia. Panggung Pasar Senggol juga diisi dengan gala show pembukaan yang dihadiri juga oleh para Konsul Jenderal dari negara-negara Asia Pasifik dan dignitaries setempat.
Salah satu bussiness talk yang dilaksanakan pada hari kedua festival, bertajuk "Idonesia – Turkey Business Forum dan Global Leaders Award", mempertemukan para mitra Rumah BUMN dengan distributor-distributor lokal Turki.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjembatani komunikasi dan pemasaran antara UMKM di Indonesia dengan distributor produk di negara berpenduduk 84 juta jiwa itu. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan networking dan relasi UMKM Mitra BUMN dan menemukan potensial buyer untuk pemasaran secara berkelanjutan kedepannya.
Festival Pasar Senggol Turkiye juga dikunjungi oleh petinggi perusahaan-perusahaan multinasional, seperti: Indofood dan Unilever di Turkey.
Dalam kunjungannya, mereka memberi masukan jika Istanbul merupakan 'Jalur Sutra Dunia', sehingga menjadi arah yang tepat untuk memesarkan dan memperkenalkan produk yang dimiliki Indonesia. Jika kualitas produk yang dimiliki pelaku-pelaku UMKM dapat menyesuakan standar di Istanbul, maka dapat membuka jalan ke pasar yang lebih luas, karena kebanyakan pasar Eropa merupakan produk yang melalui pasar di Istanbul.
Diharapkan rangkaian Festival Pasar Senggol Turkiye ini dapat menjadi jalan pembuka bagi para UMKM Unggulan binaan BUMN Indonesia untuk berkembang dan berkiprah di pasar Internasional, sesuai tujuan pembinaan UMKM BUMN yaitu UMKM Naik Kelas menuju Go Global.