Breaking News:

Cerita UMKM Binaan PLN Hutan Madu Jambi: dari Hampir Bangkrut, Hingga Juara 1 Nasional

Perwakilan Mitra unggulan PLN yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Rumah Madu Hutan Jambi yang merupakan binaan Rumah BUMN Jambi

Editor: Odi Aria
handout
Cerita UMKM Binaan PLN Hutan Madu Jambi : Dari Hampir Bangkrut, Hingga Juara 1 Nasional 

SRIPOKU.COM, ISTANBUL-- PT PLN (Persero) bersama BRI, BNI, Telkom Indonesia, Pertamina dan Bank Mandiri mengikutsertakan UMKM binaannya dalam pameran dagang, bazar kuliner dan festival budaya terpadu bertajuk Festival Pasar Senggol Türkiye.

Kegiatan yang dilaksanakan 3-6 Juni 2022 di Halic Congress Center, Istanbul itu, diselenggarakan oleh Komunitas ekonomi diaspora dan perhimpunan pelajar Indonesia (PPI) Turki dengan didukung penuh oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul dan diikuti oleh tidak kurang dari 80 UMKM dari Indonesia.


Perwakilan Mitra unggulan PLN yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Rumah Madu Hutan Jambi yang merupakan binaan Rumah BUMN Jambi dan Kopi Bermani Kepahiang yang merupakan binaan Rumah BUMN Kepahiang, Bengkulu.


Dalam kegiatan ini, Rumah Madu Hutan Jambi berkesempatan mengenalkan dan menjual produk-produk unggulannya, antara lain: Madu Akasia (Acacia crassicarpa), Madu Kelulut/stingless Bee (Trigona sp), Bee Power, Bee Pollen dan Honey Combs. Sedangkan Kopi Bermani membawa 3 (tiga) produk unggulannya, yaitu: Ground Coffe dari jenis Robusta, Arabica dan Liberica, serta Roast Bean dan Green Bean.


Candra Lela dan Adi Negoro sebagai UMKM Binaan Rumah BUMN PLN berharap kegiatan seperti ini dapat sering dilakukan, untuk membantu memasarkan produk-produk UMKM, juga sebagai salah satu cara untuk memahami kebutuhan produk yang ada di berbagai negara.


Pasar Senggol Turkiye merupakan festival ekonomi dan budaya Indonesia di Turki. Ide Pasar Senggol ini tercetus dari beberapa pengalaman diaspora Indonesia yang berada di Turki dan seringkali berpartisipasi dalam suatu festival tahunan yang diselenggarakan oleh beberapa komunitas di Turki seperti Thailand market, IWI (International Woman of Istanbul) dan bazar lainnya.


Ajang ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi dan pemasaran produk UMKM Indonesia kepada pasar international. Selain itu juga menjadi angin segar bagi para pelaku usaha diaspora Indonesia dan Turki agar dapat selalu produktif, kreatif dan inovatif untuk mengembangkan produknya.

Tentunya ini adalah salah satu platform yang sangat dinanti untuk mengembangkan aktifitas perekonomian yang telah surut di masa pandemi.


Pasar Senggol Turkiye dihadiri dan dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia Turki di Ankara, Dr. Lalu Muhamad Iqbal. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa kegiatan ini akan dilakukan setiap tahun, karena selain sebagai ajang promosi bisnis produk lokal Indonesia kepada dunia, juga sebagai salah satu ajang silaturahmi para WNI di Turkiye, yang saat ini berjumlah kurang lebih 7.000 orang.


"Dengan adanya festival ini, diharapakan para diaspora dapat meningkatkan kerjasama ekonomi antar negara serta dapat melestarikan kebudayaan  Indonesia di Turki.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved