Daun Ekor Naga

Ingin Tanaman Daun Ekor Naga Cepat Membelah, Ikuti Beberapa Langkah Mudah dan Sederhana Berikut Ini

Epipremnum Pinnatum atau daun ekor naga merupakan salah tanaman hias yang digemari masyarakat Indonesia. Daunnya yang berbentuk menyerupai ekor naga.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Fadhila Rahma
Shopee
Perbedaan daun ekor naga yang belum dan sudah membelah 

SRIPOKU.COM - Epipremnum Pinnatum atau daun ekor naga merupakan salah tanaman hias yang digemari masyarakat Indonesia.

Daunnya yang berbentuk menyerupai ekor naga karena terbelah adalah daya tarik tanaman ini.

Untuk bisa membelah menjadi indah, daunnya memerlukan waktu yang relatif lama.

Oleh karena itu, jika ingin mempercepat pembelahan tanaman daun ekor naga dapat dilakukan dengan cara khusus.

Namun, sebelum membahas tentang cara mempercepat pembelahan tanaman daun ekor naga, sebaiknya kenali ciri-ciri daun ekor naga.

Asal daun ekor naga

Daun ekor naga berasal dari tanaman yang memiliki nama latin Rhaphidophora pinnata (L. f) Schot.

Tanaman berasal dari Himalaya ini merupakan tumbuhan herba, epifit dengan tumbuhan merambat.

Biasanya melekat pada tumpuannya seperti tembok atau pohon dan juga memiliki akar gantung, memanjat dengan tinggi 5 hingga 20 meter.

Ciri-ciri daun ekor naga

Batang tanaman ekor naga tumbuh dengan melilit atau merambat, hingga mencapai tinggi sekitar 15 cm.

Batang ini mempunyai akar yang menggantung di udara dan dapat melekat. Daunnya besar dan lebar, dengan ujung yang runcing.

Helai daun ekor naga.
Helai daun ekor naga. (Instagram the.treegarden)

Nama lain daun ekor naga

Pada umumnya tanaman ekor naga di Indonesia bernama Tapanawa tairis, sedangkan orang Sunda menamainya Lolo munding dan Lolo tali.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved