CARA Membudidayakan dan Merawat Tanaman Daun Ekor Naga, Ternyata Mudah dan Sederhana
Daun ekor naga masih menjadi tanaman hias yang digemari masyarakat Indonesia. Bukan hanya karena bentuk daunnya yang unik dengan beberapa belahan unik
Penulis: Jati Purwanti | Editor: pairat
- Masukkan bonggol ekor naga dan siram setidaknya 1 minggu hingga 15 hari sekali.
- Ketika benih sudah keluar tunas atau pucuk muda, segera pindahkan pada tempat yang terkena paparan sinar matahari secara langsung.
- Saat sudah berusia 2 hingga 3 minggu, akan keluar daun dan akan tumbuh menjadi ekor naga (Epipremnum pinnatum) dewasa.
Cara merawat bagian daun
Setelah tumbuh, daun ekor naga harus dirawat agar menjadi subur dan lebih indah.
Adapun beberapa cara merawat tanaman daun ekor naga dengan memperhatikan beberapa poin berikut yaitu:
1. Penyiraman teratur
Meski termasuk jenis tanaman tropis, akan tetapi ekor naga sangat menyukai kondisi tanah yang lembab.
Oleh karena itu, pemilik tanaman harus menjaga kelembapan tanah, namun jangan sampai tergenang air.
Dalam sepekan, pastikan hanya menyiram tanaman ini setiap 2-3 hari sekali saja.
2. Kebutuhan cahaya
Tidak sedikit pecinta tanaman hias yang menjadikan tanaman ekor naga sebagai tanaman indoor (dalam ruangan).
Namun, yang perlu diingat yakni tetap harus memenuhi kebutuhan cahaya agar proses fotosintesis berjalan sebagaimana mestinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Daun-ekor-naga-air-segar.jpg)