CARA Membudidayakan dan Merawat Tanaman Daun Ekor Naga, Ternyata Mudah dan Sederhana

Daun ekor naga masih menjadi tanaman hias yang digemari masyarakat Indonesia. Bukan hanya karena bentuk daunnya yang unik dengan beberapa belahan unik

Tayang:
Penulis: Jati Purwanti | Editor: pairat
Instagram The Tree Garden
Daun ekor naga 

SRIPOKU.COM - Daun ekor naga masih menjadi tanaman hias yang digemari masyarakat Indonesia.

Bukan hanya karena bentuk daunnya yang unik dengan beberapa belahan, tetaoi juga perawatannya yang tak sulit.

Termasuk tanaman yang dapat tumbuh hingga mencapai tinggi hingga 20 meter, ekor naga harus dipotong terlebih dahulu saat akan ditanam kembali.

Selain itu, perawatan usai ditanam kembali pun harus tepat agar bisa tumbuh optimal.

Namun, sebelum mengulas tentang cara menanam dan merawatnya, sebaiknya mari simak lebih detil tentang daun ekor naga.

Karakteristik daun ekor naga

Daun ekor naga berasal dari tanaman yang memiliki nama latin Rhaphidophora pinnata (L. f) Schot.

Tanaman yang berasal dari Himalaya ini merupakan tumbuhan herba, epifit dengan tumbuhan merambat.

Biasanya melekat pada tumpuannya seperti tembok atau pohon, daun ekor naga terdapat akar gantung.

Tanaman ekor naga mempunyai daun berwarna hijau, seperti bercabang cabang dan bertoreh serta ujung daunnya meruncing dengan bentuk bulat memanjang.

Spatha berbentuk seperti kano, berwarna hijau dan spadic berbentuk silindris.

Cara menanam kembali daun ekor naga

Berikut ini cara menanam daun ekor naga dengan benar agar cepat tumbuh akar seperti dikutip dari YouTube J Windra:

- Siapkan tanah, arang sekam, pupuk kompos atau pupuk kandang, kokopeat.

- Tanah yang seutuhnya sudah ditempatkan pada pot atau polybag, tempatkan di area yang teduh.

- Masukkan bonggol ekor naga dan siram setidaknya 1 minggu hingga 15 hari sekali.

- Ketika benih sudah keluar tunas atau pucuk muda, segera pindahkan pada tempat yang terkena paparan sinar matahari secara langsung.

- Saat sudah berusia 2 hingga 3 minggu, akan keluar daun dan akan tumbuh menjadi ekor naga (Epipremnum pinnatum) dewasa.

Boerland salah satu pengrajin tanaman hias Kota Pagaralam yang saaat ini mulai meraup keuntungan dari penjualan tanaman hias miliknya, Kamis (11/11/2021).
Boerland salah satu pengrajin tanaman hias Kota Pagaralam yang saaat ini mulai meraup keuntungan dari penjualan tanaman hias miliknya, Kamis (11/11/2021). (Sripoku.com/Wawan Septiawan)


Cara merawat bagian daun

Setelah tumbuh, daun ekor naga harus dirawat agar menjadi subur dan lebih indah.

Adapun beberapa cara merawat tanaman daun ekor naga dengan memperhatikan beberapa poin berikut yaitu:

1. Penyiraman teratur

Meski termasuk jenis tanaman tropis, akan tetapi ekor naga sangat menyukai kondisi tanah yang lembab.

Oleh karena itu, pemilik tanaman harus menjaga kelembapan tanah, namun jangan sampai tergenang air.

Dalam sepekan, pastikan hanya menyiram tanaman ini setiap 2-3 hari sekali saja.

2. Kebutuhan cahaya

Tidak sedikit pecinta tanaman hias yang menjadikan tanaman ekor naga sebagai tanaman indoor (dalam ruangan).

Namun, yang perlu diingat yakni tetap harus memenuhi kebutuhan cahaya agar proses fotosintesis berjalan sebagaimana mestinya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved