Virus Corona di Sumsel

KASUS Covid-19 Sumsel Jauh Melandai, Sekda Dukung Kebijakan Jokowi Masyarakat Boleh Lepas Masker

"Kami ikuti apa yang disampaikan Presiden Jokowi dan masyarakat bisa ikut menerapkan instruksi tersebut," katanya

Editor: Sudarwan
TRIBUNSUMSEL.COM/DEFRI IRAWAN
Ir SA Supriono, Sekda Provinsi Sumsel, mendukung instruksi dari pemerintah pusat untuk diperbolehkannya melepas masker saat berada di outdoor. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memperbolehkan masyarakat untuk tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang.

Meskipun demikian Presiden Jokowi meminta agar masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas di dalam ruangan atau saat berada di transportasi publik.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel SA Supriono mengatakan pihaknya mendukung instruksi dari pemerintah pusat untuk diperbolehkannya melepas masker saat berada di outdoor.

"Kami ikuti apa yang disampaikan Presiden Jokowi dan masyarakat bisa ikut menerapkan instruksi tersebut," katanya saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (18/5/2022).

Menurutnya, dari segi perkembangan kasus Covid-19 di Sumsel, pihaknya sangat bersyukur penanganan Covid-19 di Sumsel sudah menunjukkan hasil yang baik.

"Alhamdulillah, sekarang kasus Covid-19 sudah jauh melandai. Bahkan penambahan kasus per harinya saat ini hanya satu dua kasus saja," ungkapnya.

Berdasarkan data yang ada penambahan kasus baru Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) pada 17 Mei 2022 hanya 1 kasus.

"Penambahan satu kasus baru di OKU Timur. Sehingga total kasus aktif di Sumsel masih ada 23 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy.

Menurutnya, secara total ada 80.461 kasus Covid-19 di Sumsel, yang sembuh 77.095 orang, yang meninggal 3.343 orang dan yang masih aktif 23 orang.

Untuk sebaran kasus aktif Palembang ada delapan orang, Prabumulih empat orang, Muara Enim satu orang, OKU Timur satu orang, Pagaralam satu orang, OI satu orang, Mura dua orang, Muratara satu orang, Banyuasin satu orang dan Musi Banyuasin tiga orang.

Sedangkan untuk keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit yang ada di Sumsel hanya 2 persen, dan BOR kota Palembang 4 persen. (Linda Trisnawati)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved