Korban Kebakaran di Talang Betutu Berharap Masih Bisa Kembali ke Rumah Mereka
Korban Kebakaran di rumah kontrakan yang berada di Jalan SMA 13, kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Talang Betutu Palembang
Penulis: Merry Lestari | Editor: adi kurniawan
Laporan Wartawan Sripoku.com, Merry Lestari
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Korban Kebakaran di rumah kontrakan yang berada di Jalan SMA 13, kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Talang Betutu Palembang berharap masih bisa kembali ke rumah mereka, Jumat (22/4/2022).
Dalam insiden kebakaran tersebut 7 buah rumah kontrakan hangus terbakar dilahap si jago merah pada Kamis (22/4/2022) dinihari, sekitar pukul 3.00 WIB. Hampir tak ada satupun harta mereka yang dapat diselamatkan, kecuali 2 buah sepeda motor yang sempat segera dikeluarkan.
"Alhamdulillah motor masih sempat di dorong keluar," ungkap Wulan (26), salah satu korban yang saat itu tengah hamil muda.
Wulan mengatakan awalnya dirinya sempat syok atas apa yang terjadi dalam waktu sekejap itu. Namun, akhirnya ia sadar bahwa segalanya hanya titipan dari Yang Maha Kuasa.
"Awalnya syok banget, uang yang udah kita kumpulin sama-sama, ditabung, tiba-tiba hilang dalam sekejap. Mana mau lebaran pula, jelas sedih. Tapi kalau sekarang saya udah ikhlas, dan pasrah lebih tepatnya. Namanya musibah, jangankan harta, nyawa aja kalau Dia mau bisa hilang," ungkap perempuan yang baru menikah selama 1 tahun itu.
Sedangkan untuk surat-menyurat seperti ijazah, KTP, KK tak lagi sempat diselamatkan. Api sudah menggerogoti atap kontrakan yang sebagian besar terbuat dari seng saat mereka tengah nyenyak tertidur.
"Lagi tidur, terus tiba-tiba api udah jatuh dari atap, buru-buru keluar bawa anak-anak. Habis semua, gak ada yang sempat diselamatkan lagi," ungkap wiwik yang memiliki 2 orang anak.
"Ya kalau harapannya sih, masih mau tinggal disini kalau sudah direnov. Karena anak-anak juga udah nhaman di lingkungan ini," timpalnya dengan wajah sendu.
Rupanya tak hanya orang dewasa yang merasa terpukul stas kejadian itu. Arka, balita berusia 3 tahun yang merupakan anak dari pasangan yang juga menjadi korban kebakaran itu disebut selpat menangis keras karena semua baju barunya yang habis terbakar.
"Baju baru Arka habis semua," tangis Arka, dari cerita warga sekitar yang menyaksikan kejadian memilukan itu.
Saat Sripoku.com berkunjung ke lokasi kejadian, anak laki-laki berkulit putih itu disebut sudah mengenakan baju baru yang berbeda dari bajunya ketika kejadian kebakaran terjadi. Ketika ditanya dari mana ia mendapstkan baju ia menjawab dengan polos bahwa baju itu merupakan prnberian orang.
"Dikasih orang," ungkap nya disertai rengekan khas anak kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bantuan-korban-kebakaran-Tl-Betutu.jpg)