Breaking News

Harga Sembako

Harga Sembako di Empat Lawang Mulai Merangkak Naik

Memasuki hari ke-9 puasa Ramadhan 1443 Hijriah tahun 2022 sembako di Pasar Pulo Mas Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan (S

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Ts Cr 17
Tampak para ibu-ibu berbelanja sembako, di Toko Sembako di Pasar Pulo Mas Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). 

Laporan Wartawan Tribun Sumsel Sahri Romadhon

SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG -- Memasuki hari ke-9 puasa Ramadhan 1443 Hijriah tahun 2022 sembako di Pasar Pulo Mas Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) rata-rata terpantau alami kenaikan harga, Senin (11/04/2022).

Beberapa bahan sembako yang alami kenaikan harga diantaranya yakni, bawang merah, gula, terigu, bawang putih hingga minyak goreng yang memang sejak beberapa waktu belakangan ini berganti harga.

Rani seorang pedagang mengatakan, kenaikan harga sembako disebabkan meningkatnya permintaan warga.

"Bawang tadinya seperempat masih dapat Rp 7 ribu atau Rp 8 ribu sekarang sudah Rp 10 ribu, jadi per kilogramnya itu untuk bawang merah Rp 40 ribu," katanya.

Selain bawang merah sambung Rani harga gula juga naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 14 ribu.

"Rata-rata sejak beberapa waktu lalu memang naik harga sembako naik semua yang paling terasa naik itu susu dan memang rata-rata naik dari 12 hingga 14 persen," jelasnya.

Sementara itu, untuk telur ayam menurutnya walapun beberapa waktu lalu sempat langka dan naik harga saat ini harganya tidak naik.

"Kalau telur tidak naik sekarang Rp 41 ribu per karpet," katanya.

Sementara Dia seorang ibu rumah tangga (IRT) yang sedang berbelanja menyampaikan memang benar cukup terasa adanya kenaikan harga beberapa barang sembako.

"Pastinya minyak goreng bukan naik lagi sudah ganti harga dari yang tadinya Rp 12 ribu sampai Rp 14 ribu sekarang Rp 22 ribu sampai Rp 25 ribu pernah juga sampai Rp 30 ribu," jelasnya.

Menurutnya semenjak harga sembako rata-rata naik ia menyiasatinya dengan mengurangi jumlah sembako yang kemudian yang akan dibeli.

"Tidak bisa beli banyak lagi untuk stok seperti kemarin jadi pintar-pintar kita mengurangi jumlah belanjaan beli dulu yang paling penting," pungkasnya. (ts cr17)

 

 

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved