Mobil Timor Terbakar di Banyuasin, Terjadi di Depan SPBU Km 16 Sukajadi

Mobil Timor terbakar di Banyuasin, terjadi di depan SPBU Km 16 Sukajadi. Bagaimana dengan nasib sopir dan SPBU?

Editor: Refly Permana
AFP
Ilustrasi mobil terbakar. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Warga dan pengendara yang ada di Jalan Lintas Timur Palembang-Betung, tepatnya di depan SPBU Km 16 Sukajadi, dikejutkan dengan mobil jenis sedan tiba-tiba mengeluarkan asap, Minggu (10/4/2022) sekitar pukul 16.30.

Tak lama berselang, tiba-tiba muncul api di bagian depan mobil dan terus menyala besar. Pengemudi mobil sedan yang diketahui merk Timor BG 1897 RB langsung keluar menyelamatkan diri.

"Saat itu, api mulai besar membakar bagian depan mobil. Tak lama, api membakar seluruh bagian mobil," ujar Ujang, pedagang kaki lima, yang berada tak jauh dari lokasi.

Karena api yang mulai besar membakar mobil, warga sekitar berupaya untuk memadamkan api.

Dengan menggunakan selang milik warga sekitar, warga bahu membahu memadamkan api.

Sempat terjadi kepadatan kendaraan akibat mobil terbakar di Banyuasin ini karena saat kejadian mobil berada di badan jalan. Sehingga, kendaraan lain tidak dapat melintas.

"Tidak tahu, pemiliknya kemana. Tadi sempat ada dipinggir, setelah itu tidak tahu lagi kemana," pungkas Ujang.

Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurut Ricky, mendapat laporan dari masyarakat Personil PATAKA Sat Lantas Polres Banyuasin Aipda M Fikri dan Bripka Al Adiyat langsung mendatangi lokasi untuk  melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.

"Sementara, dari informasi warga sekitar mobil sedan Timor BG 1897 RB, terbakar akibat diduga terjadi korsleting pada sistem pengapian kendaraan," ujar Ricky.

Lanjutnya, kendaraan sedan Timor yang terbakar telah dipadamkan dengan bantuan warga sekitar. Sedangkan untuk pengemudi berhasil menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran.

Sehingga, dalam kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

"Kendaraan yang semula berada di tengah jalan kami evakuasi ke pinggir jalan, agar tidak mengganggu lalulintas.

Semula, saat kejadian, arus lalulintas sempat tersendat. Setelah kendaraan dipinggirkan, kondisi lalu lintas kembali normal," pungkasnya. 

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved