Berita Selebriti

BAWA Pengaruh dan Perubahan, Teman Sesama Tahanan Ungkap Peran Angelina Sondakh

Menghabiskan 10 tahun di dalam bui, artis dan politisi Angelia Sondakh dikenal sebagai sosok berpengaruh dan membawa perubahan yang positif. 

Penulis: Muhammad Naufal Falah | Editor: adi kurniawan
Warta Kota/Henry Lopulalan
Mantan anggota Komisi X DPR RI, Angelina Sondakh 

SRIPOKU.COM - Menghabiskan 10 tahun di dalam bui, artis dan politisi Angelia Sondakh dikenal sebagai sosok berpengaruh dan membawa perubahan yang positif. 

Penuturan akan peran Angelina Sondakh ini diungkapkan teman sesama tahanan yang sudah bebas. 

Saat diwawancarai untuk konten kanal YouTube Keema Entertainment milik adik mendiang Adjie Masaid, Iyos dan Bella, dua teman Angelina Sondakh selama di terungku membeberkan perilaku mantan Puteri Indonesia 2001 itu. 

Iyos mengatakan telah mengenal Angelina Sondakh selama 10 bulan.

Selama itu, Iyos mengaku mendapat banyak pengetahuan dari Angelina Sondakh, termasuk akting, mengaji dan merawat tanaman.

Pada perangainya sehari-hari, Angelina Sondakh adalah sosok yang sangat disiplin dan tegas.

"Disiplin kerja, 'Enggak ada yang namanya gak bisa'," kata Iyos menirukan Angelina Sondakh.

Senada dengan Iyos, Bella juga merasakan pengaruh Angelina Sondakh dalam dirinya.

"Diajak ke Sapu Jagat, beliau ngajarin semuanya, benar-benar diajarin, dia pepohonan (menunjuk ke arah Iyos), ngurus ayam, burung," kata Bella.

"Diajarin ngaji, dikasih Alqur'an. Beliau selalu tanya gimana ngajinya uda belum, itu Alqur'an harus dituntasin supaya ada pahalanya," cerita Bella.

Baca juga: Angelina Sondakh Mengaku Trauma Berpolitik, Ini Tanggapan Politikus Partai Demokrat Palembang

Menurut Iyos dan Bella, Angelina Sondakh mendirikan sebuah organisasi Sapu Jagat di dalam penjara.

Organisasi itu melakukan banyak hal positif.

Tidak hanya mengajak teman-temannya untuk aktif berkegiatan positif, Angelina Sondakh bahkan mencarikan pekerjaan untuk teman-temannya yang akan bebas.

"'Mau enggak nanti kerja sama ibuk', maksudnya beliau baik, supaya kita enggak terjerumus lagi. Apalagi cari kerja sekarang susah banget. Kita keluar langsung dipercaya, beliau cuma bicara di dalam doang, ada orang kepercayaannya cari saya menawari 'mau gak kerja di Keema ini'," cerita Bella.

"Saya pikir enggak ketemu lagi sama ibuk (saat sudah bebas), eh dia cari saya ngajak kerja bareng," sergah Iyos tidak menyangka.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved