Mahasiswi Dirudapaksa Residivis

Demi Lindungi Ibunya Ditembak, Mahasiswi Berprestasi di Baturaja Rela 2 Kali Dirudapaksa Pelaku

Seorang mahasiswi berprestasi di Baturaja Kabupaten OKU inisial D, jadi korban pemerkosaan seorang residivis kambuhan

Penulis: Leni Juwita | Editor: Odi Aria
http://ragamlampung.com/
Ilustrasi Cabut Pistol. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA-- Seorang mahasiswi berprestasi di Baturaja Kabupaten OKU inisial D, jadi korban pemerkosaan seorang residivis kambuhan pada,  Sabtu (30/1/2022) dinihari.

Korban merupakan mahasiswi berprestasi yang kerap bertugas sebagai translater bahasa asing saat sedang ada kegiatan latihan tempur di Puslatpur Baturaja. 

Mahasiswi yang jadi korban pemerkosaan tersebut dikabarkan sudah bertunangan dengan seorang tentara Amerika Serikat.

 Kronologi Kejadian

Adapun kronologi kejadian, pelaku masuk dengan mencongkel jendela belakang rumah dan langsung masuk ke dalam rumah korban.

Setelah itu, pelaku menuju kamar korban  dan langsung mematikan lampu, kemudian pelaku langsung menodongkan senjata api .

Selanjutnya pelaku mengancam korban dengan  pistol agar korban tutup mulut dan menyuruh korban membuka pakaian, pelaku juga menjambak rambut korban.

Dibawah ancaman pistol, korban mati ketakutan dan tidak bisa melawan.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Setelah pelaku memperkosa korban, pelaku mengambil laptop dan Handphone korban serta menyuruh korban untuk melepas SIM Card dan menginstal Handphone korban, setelah melepas SIM Card pelaku kembali melakukan pemerkosaan terhadap korban.

Selanjutnya setelah memperkosa korban ke dua kalinya, pelaku meminta uang kepada korban dengan berbincara bahwa akan pergi ke Palembang.

Dikarenakan korban tidak punya uang korban masuk kekamar Ibunya untuk meminta uang, kemudian korban menyerahkan uang kepada pelaku sebesar Rp. 250.000.

Kemudian setelah menerima uang dari korban, pelaku sempat minum air putih 2 gelas dan sempat merokok sebanyak 3 batang, selanjutnya pelaku keluar rumah melewati pintu belakang dan kabur ke arah hutan belakang rumah korban.

Pasang Badan Demi Ibunya

D (22), korban perampokan dan pelecehan seksual memerintahkan ibunya bersembunyi dan  rela menanggung sendiri penderitaanya pada saat kejadian.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved