Berita Palembang

H-2 Jelang Natal, Arus Mudik di Bandara SMB II Palembang Masih Normal

“Ya, petugas semakin memperketat protokol kesehatan kepada setiap penumpang menjelang Nataru ini,”ujar salah satu penumpang yang baru tiba di bandara.

Penulis: Oki Pramadani | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Oki Pramadani
Suasana antrian keberangkatan di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II, masih berjalan normal menjelang natal dan tahun baru, Kamis (23/12/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meski perayaan natal dan tahun baru (Nataru) tinggal menghitung hari, namun tingkat keramaian Bandara Sultan Mahmud Badarudin II masih terpantau normal, Kamis (23/12/2021).

Pantaun Sripoku.com saat berada di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II, tingkat keramaian bandara baik itu yang baru tiba dari luar Kota Palembang maupun akan berangkat dari Kota Palembang masih bisa relatif normal.

Namun pergerakan penumpang normal, tapi tetap dilakukan aturan perjalanan yang ketat selama periode Nataru untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus baru corona.

“Ya, petugas semakin memperketat protokol kesehatan kepada setiap penumpang menjelang Nataru ini,”ujar salah satu penumpang yang baru tiba di bandara.

Sekedar informasi, perayaan hari natal akan dilaksanakan pada tanggal 25 Desember nanti.
Sedangkan untuk perayaan tahun baru tinggal 7 hari lagi terhitung hari ini, Kamis (23/12/2021).

Gereja Santo Yoseph Palembang Larang Jemaah Bawa Tas Ransel, Hanya Tampung 600 Jemaah Saat Natal

Artinya perayaan dua hari besar tersebut tinggal menghitung hari.
Dengan semakin dekatnya dua hari besar tersebut Pemerintah harus sudah semakin mewanti-wanti jangan sampai pada Nataru menjadi klaster baru penyebaran covid-19.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengumumkan satu kasus positif Covid-19 akibat penularan varian B.1.1.529 atau varian Omicron.
Varian Omicron di Indonesia, teridentifikasi pada petugas kebersihan di Rumah Sakit (RS) Wisma Atlet.

"Ada tiga orang pekerja kebersihan di Wisma Atlet yang pada 8 Desember lalu dites dan hasilnya positif (Covid-19).

Kemudian, pada 10 Desember dikirim ke Balitbangkes untuk dilakukan genome sequencing," kata Budi dalam dikutif dari Kompas.com, Kamis (16/12/2021).

“Hasil keluar pada 15 Desember, yakni dari tiga orang yang positif tadi, satu orang dipastikan terdeteksi (terpapar) varian Omicron,” tambahnya.

Penemuan varian Omicron di Indonesia pada petugas kebersihan RS Wisma Atlet ini mencuri perhatian masyarakat, karena varian baru Omicron ini yang sudah ditemukan menyebar di hampir sekitar 80 negara di dunia, tetapi tidak ada infeksinya di Indonesia sampai kemarin diumumkan kasus pertamanya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved