Breaking News:

Keputusan Hakim Terhadap Sidang Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Turab RS Kusta Dr Rivai Abdullah

Sidang terdakwa korupsi pembangunan turab penahan tanah Rumah Sakit Kusta Dr Rivai Abdullah Palembang di Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2017.

Editor: Refly Permana
Tangkapan Layar
Tangkapan layar sidang kasus korupsi pembangunan turap pada RS Kusta Dr Rivai Abdullah Palembang yang berlokasi di Kabupaten Banyuasin. Sidang digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (2/11/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah eksepsi yang diajukan oleh tim kuasa hukum masing-masing ditolak majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, sidang terhadap Rusman (49) dan Junaidi (49) dilanjutkan.

Keduanya merupakan terdakwa korupsi pembangunan turab penahan tanah Rumah Sakit Kusta Dr Rivai Abdullah Palembang di Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2017.

Pada sidang kali ini, kedua terdakwa dihadirkan secara langsung dihadapan majelis hakim tipikor yang diketuai oleh Sahlan Effendi SH MH di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, Selasa (30/11/2021)

Dalam perkara ini, diketahui Rusman selaku Kasubag Rumah Tangga dan Perlengkapan RS Kusta Dr Rivai Abdullah Palembang dan  Junaidi selaku Pihak Pelaksana Pembangunan (Kontraktor).

Agenda sidang hari ini, menghadirkan enam saksi, yang diantaranya adalah Konsultan Perencana, Konsultan Pengawas dan Pokja.

Keenam saksi memberikan keterangannya secara bergantian dihadapan majelis hakim.

Dikatakan oleh kuasa hukum Junaidi, Agustina Novita Sarie SH MH, jika dari keterangan saksi yang dihadirkan maka seharusnya ada pihak lainnya yang juga bertangung jawab pada perkara ini.

"Dari keterangan konsultan perencanaan itu seharusnya orang yg bertangung jawab adalah seorang bernama Lasidi. Lasidi ini menunjuk beberapa nama orang yang tidak memiliki sertipikasi dalam pembuatan turab," ujar Novi yang dikonfirmasi awak media di luar ruang sidang, Selasa (30/11/2021).

Kata Novie, tetdakwa Junaidi telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan apa yang dibuat oleh konsultan perencanaan.

Selain itu, menurut kuasa hukum Junaidi ini dari keterangan konsultan pengawas diketahui, pengawasannhanya dilakukan secara administrasi saja.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved