Breaking News:

Pasca Bulu Tangkis Kini Giliran Cabor Panahan Menuai Protes, KONI OKU Selatan Berikan Penjelasan

Pasca diterpa isu miring perihal mutasi atlet dicabor Bulu Tangkis. Kini giliran Cabor Panahan OKU Selatan menuai protes dari Perpani Kota Palembang.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: adi kurniawan
Panitian Porprov XIII OKU Raya
Logo Porprov XIII OKU Raya 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA -- Pasca diterpa isu miring perihal mutasi atlet dicabor Bulu Tangkis. Kini giliran Cabor Panahan OKU Selatan menuai protes dari Perpani Kota Palembang.

Perpani Palembang mengajukan protes pada PB Porprov Sumsel terhadap 5 orang atlet OKU Selatan yang dinilai bukan berasal Kabupaten OKU Selatan.

Disisi lain sebagai salah satu tuan rumah di Porprov OKU Raya tahun 2021, kontingen OKU Selatan yang kerap berada didasar ranking klasmen menjadi sorotan kontingen Kabupaten/Kota di Sumsel pasca melesat ke top 5 klasmen sementara.

Dalam surat nomor 029/PERPANI-PLG/2021 yang ditujukan kepada PB Poprov 2021 Sumsel meminta panitia mendiskualifikasi lima orang atlet panahan OKU Selatan termasuk menganulir medali yang telah diperoleh.

"Kelima orang atlet tersebut, bukan atlet panahan OKU Selatan, melainkan atlet panahan dari Provinsi Lampung, untuk itu kami minta agar PB Porprov XIII Sumsel melalui bidang verifikasi dan keabsahan mendiskualifikasi atlet tersebut,"harapnya

Sekaligus menganulir medali yang telah didapat,"ujar Ketua Perpani Kota Palembang Ahmad Zulinto SPd, MM dalam keterangan tertulis.

Menanggapi hal itu Ketua KONI OKU Selatan Windya Alhadipuro, SE mengatakan berdasarkan rapatkan bersama dewan hakim, Koni dan PD Panahan.

"Tadi sudah sidang, alhamdulillah telah ada solusi hasilnya, OKU Selatan tidak bisa digagalkan. Sebab yang kita pegang aturan KONI keabsahan atlet itu dibuktikan dengan KTP dan KK dan atlet itu warga OKU Selatan,"ungkap Windya kepada Sripoku.com, Kamis (25/11).

Windya mengaku pihaknya memang menggunakan atlet Pelatnas. Namun kata Dia 4 orang atlet pelatnas dinilai sah-sah saja membela OKU Selatan selagi tercatat sebagai warga OKU Selatan.

"Mau atlet dari anta branta sekalipun yang terpenting warga OKU Selatan,"beber Windya.

"Yang perpanahan memang ada 4 orang atlet pelatnas dan itu sudah dicoret namannya dan kita memainkan atlet pelapis kedua kita itupun sudah mendapat 10 emas,"sambungnya.

Sementara ini tim panahan OKU Selatan tercatat telah menyumbang terbanyak dengan jumlah 16 medali, 10 medali emas, 5 perak dan 1 perunggu.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved