Berita Selebriti

Hak Asuh Gala Jadi Rebutan, Kak Seto Akhirnya Turun Tangan Lakukan Ini 'Mohon pada Semua'

Ketua LPAI Seto Mulyadi juga memastikan akan turun tangan menangani kasus itu demi memberikan suasana yang baik pagi tumbuh kembang Gala ke depannya.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: pairat
Tangkapan Layar Youtube KH Entertainment
Ketua LPAI Seto Mulyadi 

SRIPOKU.COM - Gala Sky Ardiansyah, putra Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah kini berada di pusaran konflik perebutan hak asuh oleh masing-masing keluarga ayah dan ibunya itu.

Persoalan perebutan hak asuh tersebut kini telah diketahui oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi.

Pria yang karib disebut Kak Seto itu, menyebut akan ikut andil dalam memediasi konflik perebutan hak asuh Gala.

"Mohon anak tidak berada di dalam wilayah konfilik. Perebutan demikin mohon tidak dilakukan dan ada mediator yang bisa menjembatani antar dua keluarga itu. Bahkan, kami dari LPAI lembaga bagi adik Gala kami siap untuk menjadi mediator." ujarnya seperti dikutip dari YouTube KH Entertainment, Sabtu (20/11/2021).

Seto Mulyadi alias Kak Seto
Seto Mulyadi alias Kak Seto (Instagram @kaksetosahabatanak)

Baca juga: Tega Jadikan Ibu Nirina Zubir Rentenir, Permainan Licik Riri Demi Ambil Keuntungan Bocor: Catatan

Menurut Kak Seto, adanya permasalahan hak asuh terhadap Gala ini mengindikasikan perlunya mediasi dari lembaga yang berwenang seperto Kementerian Sosial atau mungkin pengadilan dan sebagainya.

"Mohon semua mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Kemudian anak dilihat tentu kalau juga melibatkan pakar psikolog diwawancarai anak mana yang lebih disukai," terang dia.

Dia juga memastikan akan turun tangan menangani kasus itu demi memberikan suasana yang baik pagi tumbuh kembang Gala ke depannya.

"Jangan sampai adik Gala yang sudah kehilangan orang tuanya kemudian dalam tekanan situasi konflik. Ini kekekerasan pada anak yang memang tidak berdarah-darah tapi hatinya terluka. Mohon kedua keluarga ini bisa melakukan yang terbaik untuk anak," ujarnya lagi.

Kak Seto juga meminta jangan sampai orang dewasa menceburkan anak ke dalam wilayah konflik dan membuat hati anak terluka. Hal itu karena terekam di media sosial dan membuat permasalahan kian tak berkesudahan.

"Ini akan panjang dan suatu saat anak besar anak tahu mungkin akan menjadi sesuatu yang menyedihkan," kata Seto.

Meski masih balita, Seto menegaskan, dalam situasi saat ini yang paling penting adalah kedewasaan sikap dua keluarga dalam menentukan pihak yang akan merawat Gala.

"Anak terpuruk jangka panjang karena suasana konflik. Suatu saat terekam dan akan bisa merasakan," jelasnya.

Dia pun mengaku dapat memahami beratnya akibat yang akan ditanggung oleh Gala di kemudian hari karena faktor kedekatan emosional.

"Saya bisa merasakan ini karena namanya dan usianya mirip sekali dengan cucu saya. Namanya Gala juga, namanya Nagala. Jadi, kami juga berikan perhatian sama seperti pada sang cucu tapi tidak mendengar adanya konflik," kata dia.

Oleh karena itu, LPAI akan turun tangan bukan hanya untuk mendamaikan dua pihak yang berseteru saja namun untuk memastikan kondisi anak.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved