Ateng Dipenjara 14 Tahun

BREAKING NEWS: Ateng Pengedar Narkoba di Palembang Divonis 14 Tahun Penjara, Istri Divonis Bebas

Terdakwa kasus narkotika, Ahmad Fauzi alias Ateng (34), divonis majelis hakim dengan hukuman 14 tahun penjara.

Editor: Refly Permana
Sripoku.com
Sejumlah warga memilih menyebur ke sungai Musi demi menghindari dari kejaran polisi sesaat setelah penggerebekan di kampung Narkoba Tangga Buntung, Minggu (11/4/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terdakwa kasus narkotika, Ahmad Fauzi alias Ateng (34), divonis majelis hakim dengan hukuman 14 tahun penjara.

Pria yang jadi buronan polisi saat melarikan diri ketika polisi menggerbek kampung narkoba di Tangga Buntung ini menjalani nasib yang berbeda dengan istrinya, Hijriah alias Ria.

Hal tersebut diketahui dalam sidang virtual yang diketuai oleh hakim Toch Simanjuntak SH MH di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (9/11/2021).

Yang dalam amar putusannya majelis hakim menyatakan terdakwa Ahmad Fauzi alis Ateng terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), UU No. 35, tentang narkotika.

"Mengadili terdakwa dengan hukuman 14 tahun penjara, denda 1 miliar rupiah, dengan subsidair 6 bulan penjara," ujar hakim Toch Simanjuntak, didampingi oleh hakim anggota, Harun Yulianto, dan Paul Marpaung, Selasa (9/11/2021)

Adapun hal yang meringankan hukuman, terdakwa Ahmad Fauzi alias Ateng bersikap sopan selama persidangan.

Dan hal yang memberatkan terdakwa Ateng tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

Atas putusan tersebut, baik Jaksa Penuntut Umum Kejari Palembang, Indra Susanto SH dan terdakwa melalui kuasa hukumnya, Megaria SH menyatakan untuk pikir-pikir dulu.

"Pikir-pikir dulu pak hakim," ujar terdakwa Ateng, dengan nada suara yang lantang.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa Ahmad Fauzi Alias Ateng dituntut JPU dengan hukuman 17 tahun penjara, denda 1 miliar, dengan subsidair 6 bulan.

Untuk diketahui empat pelaku bisnis haram narkotika di kawasan Tangga Buntung, Kota Palembang, yakni, Ahmad Fauzi alias Ateng (34), Hijriah Agustina alias Ria (33), Abdullah alias Aap (41), dan M Taufik diamankan petuga Polrestabes dalam aksi penggerbekan kampung narkotika di Tangga Buntung pada bulan April 2021 lalu.

Dalam aksi penggerbekan tersebut, awalnya terdakwa Ateng sempat melarikan diri, dan berhasil diamankan berapa bulan setelahnya, di kawasan OKU.

Pemberitaan awal menyebutkan, puluhan orang diamankan petugas Polrestabes Palembang, saat penggerbekan kampung narkotika di Tangga Buntung Kota Palembang, berapa waktu lalu.

Dari puluhan tersebut, diketahui istri dari bandar narkotika Ahmad Fauzi, bernama Hijriah turut diamankan dengan beberapa wanita lainnya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved