Tidur Nyenyak Saat Banjir, Bobby Pecat Anak Buah, Mantu Jokowi Kesal Pegawai PU tak Datang
"Yang pasti, saya selalu sampaikan penanganan banjir ini enggak bisa sepenggal-sepenggal, sepotong-sepotong,"
"Penanggungjawabnya di situ kan bukan hanya kecamatan, namun aliran itu tanggung jawabnya dari Dinas PU.
Saya minta hadir, dia (Abidin) enggak hadir," ujar menantu Presiden Joko Widodo itu.
Geram dengan perilaku Abidin, Bobby langsung mencopot jabatan pejabat Dinas PU tersebut.
Bobby mengatakan, percuma memiliki petugas UPT, tetapi saat banjir atau saat masyarakat membutuhkan, mereka tidak hadir.
"Enggak boleh seperti itu. Masyarakat yang kebanjiran enggak bisa tidur, kita sebagai penanggung jawab pembuat aliran itu malah tidur-tidur nyenyak," kata Bobby.
Bobby mengakui, banjir yang terjadi di sejumlah titik di Medan dalam beberapa hari terakhir, sebagian besar disebabkan oleh masalah drainase.
Pihaknya kini tengah berupaya memperbaiki drainase yang ada, sembari menunggu penyusunan anggaran untuk 2022.
Dia berharap, pada proses perencanaan anggaran, penanggulangan masalah banjir di Medan, dilakukan secara baik.
Untuk melakukan perencanaan yang baik itu, petugas atau penanggung jawab wajib turun langsung ke lapangan, agar tahu kondisi sebenarnya.
Apalagi, penanganan banjir merupakan salah satu prioritas Bobby.
Dia menegaskan, pencopotan jabatan Abidin itu juga sebagai satu bentuk peringatan agar petugas lainnya bekerja dengan sungguh-sungguh melayani masyarakat.
"Urusan drainase jangan main-main. Kalau musim hujan, jangan pulang ke rumah, standby semua," kata Bobby.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bobby Nasution: Warga Kebanjiran Enggak Bisa Tidur, Penanggung Jawab Malah Tidur Nyenyak",