Breaking News:

Ibu Jual Anak di Palembang

Kronologi Ibu Muda Menjual Anaknya yang Masih Berusia Satu Bulan, Dijual 5 Juta Dapat 4 Juta

Pada tanggal 31 Agustus 2021, Anita (25 tahun) melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan sekitar pukul 13.45 WIB hasil dari pernikahan siri.

Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
Sindikat perdagangan anak di Palembang, dimana salah satu masih ibu kandung dari korban. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tim Satreskrim Polrestabes Palembang sedang menyelidiki kasus perdagangan anak di Palembang.

Begini kronologi ibu menjual bayinya:

Pada tanggal 31 Agustus 2021, Anita (25 tahun) melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan sekitar pukul 13.45 WIB hasil dari pernikahan siri dengan Bobi (26 tahun). 

Kemudian dibawa ke rumah orangtua Anita di jalan Sepakat, Gang Salak, Kelurahan Kemang Manis, IB II Palembang. 

Selama kurang lebih 40 hari diurus oleh Anita dan Bobi di rumah orangtua Anita, lalu Anita mengontrak rumah tidak jauh dari rumah orangtuanya. 

Lalu, pada hari selasa 19 Oktober 2021, Anita menerima pesan dari US (30 Tahun) untuk segera ke rumah Rohimah (47 Tahun) selaku ibu dari Putri (27 Tahun) dikarenakan anak dari Anita akan diurus.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Anita mendatangi rumah Rohimah dengan membawa bayinya.

Di rumah Rohimah, saat itu sudah ada US (30 Tahun), Putri (27 Tahun), lalu kemudian datang Gatot (37 Tahun). 

"Nita, tenang aja, anak kamu diurus yang masih keluarga aku," kata Gatot kepada Anita.

Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB A menyerahkan bayinya kepada Gatot, lalu Gatot menyerahkan kepada Rohimah, lalu Anita menerima segepok uang senilai lima juta. 

Uang itu yang sebelumnya dihitung Putri berjumlah lima juta, Putri lalu menyelipkan uang tiga ratus ribu, lalu US memegang uang Anita lalu meminta uang tujuh ratus ribu, dan Anita hanya memegang uang empat juta. 

Sekitar pukul 22.00 WIB A pulang ke rumah, kemudian menceritakan kepada suaminya bahwa Anita menjual anaknya ke Rohimah yang merupakan keluarga Gatot, lalu Bobi marah kepada Anita dan menelpon Gatot. 

Ternyata Gatot mengatakan kalau aniaknya sudah tidak bisa diambil karena sudah pergi ke Danau Ranau. 

Saat ini, anggota Satreskrim Polrestabes Palembang masih menyelidiki kasus penjualan anak ini. 

Sementara itu sudah didapatkan tersangka kasus penjualan anak, dan masih mencari 3 DPO, Rabu (27/10/2021). 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved