Sosok Aipda Ambarita
"TERUSLAH Terang di Tengah Gelap," Karangan Bunga Warga Antar Kepergian Aipda Ambarita
Salah satu karangan bunga yang dikirimkan warga bertulisan teruslah menjadi terang di tengah kegelapan. Tetap semangat.
SRIPOKU.COM, JAKARTA--Di balik pemutasian Aipda Monang Parlindungan Ambarita menjadi humas Polda Metro Jaya akibat satu kasus yang viral, ada pula masyarakat yang memberikan simpatiknya kepada polisi yang lebih akrab disapa Aipda Ambarita itu.
Salah satu karangan bunga yang dikirimkan warga bertulisan teruslah menjadi terang di tengah kegelapan. Tetap semangat.
Seperti diketahui, Aipda Ambarita dimutasi dari Polres Metro Jakarta Timur menjadi humas Polda Metro Jaya usai videonya memeriksa paksa ponsel warga viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah ulang akun Twitter @xnact, terlihat Ambarita bersama anggota lainnya memeriska HP milik seorang warga yang terjaring razia patroli malam.
Kendati begitu, banyak juga warga yang merasa terbantu Aiptu Ambarita memberantas kriminal jalanan, khususnya di Jakarta Timur.
Aipda Ambarita dikenal publik berkat aksinya berpatroli memberantas kejahatan jalanan saat menjabat Katim Raimas Backbone Polres Metro Jakarta Timur.
Karenanya, kepindahan Aipda Ambarita ke bagian humas Polda Metro Jaya meninggalkan banyak cerita, terutama bagi warga yang tinggal di Jakarta Timur. Salah satunya disampaikan melalui karangan bunga.
Lewat sebuah karangan bunga yang diunggah di Instagram Aiptu Ambarita, pengirim meminta Aipda Ambarita tetap semangat.
"Terus menjadi terang di tengah kegelapan di manapun berada, tuhan selalu menyertai bapak di tempat baru. Kami Masyarakat Jakarta Timur yang pernah Bapak Lindungi," tulis karangan bunga tersebut.
Profil Aipda Ambarita
Dilansir Tribunnews, Aipda Ambarita sebelumnya menjabat sebagai Banit 51 Unit Dalmas Satsabhara Polres Jakarta Timur.
Namun, usai dimutasi, kini ia ditempatkan di Bid Humas Polda Metro Jaya.
Dikutip dari Kompas.com, karier Ambarita menjadi polisi berawal pada 1998-1999.
Kala itu, ia menganggur setelah dipecat dari perusahaan cat tahun 1997.
"Saya waktu itu main ke Blok M, terus ada tulisan di banner 'penerimaan siswa dikmaba PK Polri Tahun 1998-1999'. Dari situ, saya mencoba lagi," kata dia saat ditemui pada Senin (16/11/2020).
Diketahui, sebelum mendaftar menjadi polisi di tahun 1998, Ambarita sudah pernah menjajal peruntungan pada 1995, selepas lulus SMA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ambaiankah.jpg)