Breaking News:

Dugaan Korupsi Masjid Raya Sriwijaya

Saksi Sekaligus Terdakwa Ini Ungkap Butuh Dana Segini untuk Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya

"Sebenarnya pada Juni 2016 hal tersebut sudah kami sampaikan pada Ketua Pembangunan Masjid terkait anggaran yang dibutuhkan,"

Editor: Refly Permana
sripoku.com/chairul nisyah
Terdakwa Yudi Arminto (Kemeja Lengan Pendek) saat hadir sebagau saksi dalam sidang dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya, (13/10/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Sumsel mengahadirkan terdakwa Yudi Arminto sebagai saksi pada sidang dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya untuk terdakwa Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi, Rabu (13/10/2021).

Yudi Arminto merupakan Proyek Manager dari PT Brantas Abipraya yang juga ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus yang sama bersamaan dengan Eddy Hermanto, Syarifuddin, dan Dwi Kridayani.

Kali ini, terdakwa Yudi Arminto dihadirkan oleh JPU Kejati Sumsel untuk memberikan keterangannya sebagai saksi dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Hakim Abdul Azis SH MH.

Dalam keterangannya, Yudi Arminto mengatakan untuk dapat sepenuhnya digunakan, pembangunan Masjid Raya Sriwijaya memerlukan dana sebesar 280 miliar rupiah.

"Sebenarnya pada Juni 2016 hal tersebut sudah kami sampaikan pada Ketua Pembangunan Masjid. Bahwa pembangunan tersebut memerlukan uang sebesar 280 miliar rupiah agar masjid yang dimaksud dapat digunakan sepenuhnya," ujar Saksi terdakwa Yudi Arminto dihadapan majelis hakim, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, hal tersebut sudah disampaikan pada Ketua Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya yang saat itu adalah Marwah M Diah.

"Kami sampaikan hal itu dengan surat pada panitia pembangunan. Namun tidak ada tanggapan,"ujarnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa dalam keterangannya dihadapan majelis hakim terdakwa Yudi Arminto mengatakan bahwasanya pembanguna Masjid Raya Sriwijaya telah dimulai sejak tahun 2016.

Ditahun 2016 pembangunan masjid mulai dilakukan, dengan memasang pancang pondasi dengan ukuran 500x500 cm.

"Selain itu juga ada penimbunan tanah seluas 2 hektar dilokasi tempat masjid akan dibangun. Setiap uang yang digunakan untuk pembangunan tersebut ada laporan pertangung jawabanya," ujar saksi terdakwa Yudi Arminto dihadapan majelis hakim, Rabu (13/10/2021).

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved