Berita Religi

Benarkah Larangan Memulai Usaha Agar tidak Bangkrut di Bulan Maulid Nabi? Ini Penjelasan Buya Yahya

Bulan Rabiul Awal telah tiba, itu pertanda bulan kelahiran Nabi Muhammad sebagai junjungan umat muslim membawa banyak keberkahan. Apa ada larangannya?

Penulis: Tria Agustina | Editor: pairat
Tangkap layar YouTube Al-Bahjah TV
Buya Yahya 

SRIPOKU.COM - Apakah benar dilarang memulai usaha menjelang Maulid Nabi? Berikut ini penjelasan Buya Yahya.

Jelang Maulid Nabi pada 19 Oktober 2021 mendatang, umat muslim berbondong-bondong memperbanyak kebaikan.

Di antara amalan yang dianjurkan yakni memperbanyak sholawat terhadap Nabi Muhammad Sholallahu'alaihi wa sallam.

Selain memiliki banyak keberkahan, namun masih banyak hal-hal yang kerap memunculkan perdebatan menjelang Maulid Nabi.

Di antaranya adanya larangan melaksanakan suatu kegiatan di bulan Maulid atau Rabiul Awal.

Larangan ini dikarenakan adanya bahaya jika dilanggar.

Lantas, apakah benar demikian?

Berikut ini penjelasan Buya Yahya yang dibagikan melalui kanal YouTube Al-bahjah TV.

Baca juga: Apakah Dosa di Masa Lalu Tetap Akan Dihisab Meski Telah Bertaubat? Ini Penjelasan Buya Yahya

Salah satu kegiatan yang dilarang saat bulan Maulid Nabi ialah memulai usaha.

Hal ini diyakini jika dilakukan akan mengalami kebangkrutan.

Hal ini berangkat dari pertanyaan yang diajukan oleh seorang jemaah terkait larangan di bulan Rabiul Awal atau maulid nabi, seperti membangun rumah dan memulai usaha.

Kemudian, Buya Yahya pun menjelaskan terkait larangan berdasarkan pertanyaan tersebut.

"Yang percaya bangkrut, yang nggak percaya untung," ujar Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, tidak ada bulan yang mendatangkan kerugian. Semua bulan pada dasarnya baik dan memiliki keberkahan.

Buya Yahya mengajak para jamaah untuk selalu berhusnudzan kepada Allah SWT agar di dalam hatinya selalu tertanam kebaikan.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved