Sosok Hamdan Zoelva, Kuasa Hukum yang Ditunjuk Demokrat untuk 'Lawan' Yusril, Mantan Ketua MK

"Kami saat ini sedang menyusun oleh tim kuasa hukum kami. Yang memimpin tim kuasa hukum kami adalah bang Hamdan Zoelva," ungkap Herzaky.

Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
KOMPAS.COM/INDRA AKUNTONO
Mantan Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva, Rabu (6/8/2014) 

SRIPOKU.COM - Partai Demokrat menyiapkan Hamdan Zoelva sebagai kuasa hukum untuk menghadapi gugatan dari Yusril Ihza Mahendra.

Hal ini disampaikan oleh Herzaky saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Selasa (5/10/2021).

Herzaky mengungkapkan pihaknya tengah menyusun tim kuasa hukum untuk menghadapi gugatan AD/ART yang dilakukan Yusril.

"Kami saat ini sedang menyusun oleh tim kuasa hukum kami. Yang memimpin tim kuasa hukum kami adalah bang Hamdan Zoelva," ungkap Herzaky.

Herzaky pun mengungkapkan alasan memilih Hamdan Zoelva sebagai kuasa hukum Demokrat.

Hamdan Zoelva kata dia, memiliki kredibilitas dan integritas yang terjaga sebagai pakar hukum.

Selain itu, kata dia, Hamdan Zoelva memiliki pandangan yang sama soal Demokrasi dengan Ketua Umum Demokrat yakni Agus Harimurti Yudhoyono.

"Yang punya persamaan pandangan dengan kami bahwa bagaimana hukum harus menjadi panglima, keadilan dan kepastian hukum itu harus menjadi yang utama, bukan politik," ujarnya.

Selanjutnya nilai lebih yang dimiliki oleg Hamdan Zoelva yakni sosoknya yang pernah menjabat sebagai mantan Ketua MK.

Berikut Profil Hamdan Zoelva yang dirangkum Sripoku.com, Rabu (6/10/2021).

Dikutip dari mkri.id, Hamdan Zoelva lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat, 21 Juni 1962.

Ia merupakan anak dari seorang kiayai pimpinan pondok pesantren yakni TG. KH. Muhammad Hasan, BA dan ibu Hj. Siti Zaenab.

Hamdan kecil dibesarkan dalam keluarga santri.

Namun Hamdan terpikat oleh ilmu hukum. Sehingga ia memutuskan untuk kuliah di Ilmu Hukum sebagai mahasiswa Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas).

Namun ternyata sang ayah menginginkan dirinya belajar di IAIN untuk menjaga tradisi keluarga.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved