AHY : Sampai Kapanpun Jiwa Saya Tetap Prajurit
"Sampai kapanpun jiwa saya tetap prajurit," tulisnya.Peringatan HUT ke-76 TNI diperingati di Istana Merdeka.
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
2016 lalu, AHY harus meninggalkan dan mundur dari TNI yang selama ini menjadi tempat dirinya meniti karier.
Meski banyak pihak yang menyayangkan namun Putra SBY tersebut akhirnya tetap dengan pendiriannya.
Setelah mundur dari TNI, AHY terjun ke dunia politik.
Ia sempat maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2017.
Agus kala itu mengatakan, maju di dalam pilkada DKI Jakarta untuk mengabdi untuk masyarakat Jakarta.
Selain itu, dia menginginkan hukum dan keadilan semakin ditegakkan.
Pemerintahan dikelola dengan tertib dan transparan serta terbebas dari penyimpangan.
"Saya memiliki tujuan yang baik, jika Allah SWT mengijinkan dan saudara saya, masyarakat Jakarta memberikan kepercayaan bersama bu Sylviana saya bertekad dan akan bekerja sekuat tenaga untuk memperbaiki Jakarta," kata Agus dikutip dari Kompas.com
Agus juga mengatakan keputusan untuk mengabdi pada masyarakat Jakarta tidak lepas dari peran TNI.
Dari TNI, ia belajar untuk mengabdi tanpa mengenal batas waktu dan batas wilayah penugasan.
Dengan terbata dan menahan tangis, Agus mengungkapkan keputusannya untuk tidak lagi mengabdi di lingkungan TNI.
"Untuk jajaran TNI yang saya cintai dan saya banggakan.
Saya katakan bahwa saya.siap untuk melakukan pengabdian yang lain di dunia politik dan pemerintahan," ungkap Agus.
"Sejatinya dari TNI pula saya belajar bahwa mengabdi untuk masyarakat tidak mengenal batas waktu dan tidak mengenal wilayah penugasan," kata dia. (Sripoku.com / Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/agus-harimurti-yudhoyono-saat-berpangkat-mayor-inf_20160923_141925.jpg)