AHY : Sampai Kapanpun Jiwa Saya Tetap Prajurit

"Sampai kapanpun jiwa saya tetap prajurit," tulisnya.Peringatan HUT ke-76 TNI diperingati di Istana Merdeka.

Tayang:
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
KOMPAS/ICHWAN SUSANTO
Agus Harimurti Yudhoyono saat berpangkat Mayor (Inf), ketika itu menjabat Kepala Operasi Infanteri 17 Brigade Airbone Kostrad TNI AD. Foto diambil pada 21-11-2012. 

SRIPOKU.COM - Tepat hari ini, Selasa (5/10/2021), TNI genap berusia 76 tahun.

Peringatan HUT ke-76 TNI diperingati di Istana Merdeka. Acara itu dihadiri oleh Presiden Joko widodo.

Setelah acara tersebut, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Presiden Jokowi memberikan kejutan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Kejutan tersebut berupa pemberian kue bergambar Hadi dan Listyo bersama Presiden Joko Widodo yang bertuliskan "bersatu, berjuang, kita pasti menang".

Hadi mengaku sangat terharu terkait kejutan yang diberikan Kapolri sebagai bentuk perhatian dan sinergitas TNI-Polri sesuai dengan tema HUT ke-76 TNI.

"Saya yakin bahwa sinergi TNI-Polri adalah kebutuhan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga utuhnya wilayah NKRI," ujar Hadi, dalam keterangan tertulis, Selasa.

Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak lupa mengucapkan selamat atas diperingatinya HUT ke-76 TNI.

Dikutip dari Twitternya, AHY mendoakan TNI semakin kuat dan modern, semakin profesional dan selalu bersama rakyat.

Menurut dia, TNI terus bertransformasi memperkuat daya, upaya dan kapasitasnya menjadi pelindung NKRI.

"Semakin kuat alutsistanya, semakin sejahtera prajuritnya. Majulah terus TNI," tulis AHY.

AHY juga mengingat momen saat dirinya masih aktif sebagai prajurit TNI.

Ia kemudian mengunggah foto dirinya saat berseragam TNI.

Menurut putra sulung SBY dan Ani Yudhoyono ini berbekal selama 16 tahun mengabdi di TNI yang ia bawa ke dalam medan pengabdian yang lebih luas yakni memperjuangkan harapan rakyat.

"Sampai kapanpun jiwa saya tetap prajurit," tulisnya.

Terjun ke Politik

2016 lalu, AHY harus meninggalkan dan mundur dari TNI yang selama ini menjadi tempat dirinya meniti karier.

Meski banyak pihak yang menyayangkan namun Putra SBY tersebut akhirnya tetap dengan pendiriannya.

Setelah mundur dari TNI, AHY terjun ke dunia politik.

Ia sempat maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2017.

Agus kala itu mengatakan, maju di dalam pilkada DKI Jakarta untuk mengabdi untuk masyarakat Jakarta.

Selain itu, dia menginginkan hukum dan keadilan semakin ditegakkan.

Pemerintahan dikelola dengan tertib dan transparan serta terbebas dari penyimpangan.

"Saya memiliki tujuan yang baik, jika Allah SWT mengijinkan dan saudara saya, masyarakat Jakarta memberikan kepercayaan bersama bu Sylviana saya bertekad dan akan bekerja sekuat tenaga untuk memperbaiki Jakarta," kata Agus dikutip dari Kompas.com

Agus juga mengatakan keputusan untuk mengabdi pada masyarakat Jakarta tidak lepas dari peran TNI.

Dari TNI, ia belajar untuk mengabdi tanpa mengenal batas waktu dan batas wilayah penugasan.

Dengan terbata dan menahan tangis, Agus mengungkapkan keputusannya untuk tidak lagi mengabdi di lingkungan TNI.

"Untuk jajaran TNI yang saya cintai dan saya banggakan.

Saya katakan bahwa saya.siap untuk melakukan pengabdian yang lain di dunia politik dan pemerintahan," ungkap Agus.

"Sejatinya dari TNI pula saya belajar bahwa mengabdi untuk masyarakat tidak mengenal batas waktu dan tidak mengenal wilayah penugasan," kata dia. (Sripoku.com / Kompas.com)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved