Berita Lubuklinggau
Penumpang di Bandara Silampari Lubuklinggau Sepi, 2 Maskapai Pilih tak Terbang Sampai Akhir Oktober
Dua maskapai Batik Air dan Wings Air di Bandara Silampari Kota Lubuklinggau hingga kini belum beroperasi.
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU -- Dua maskapai Batik Air dan Wings Air di Bandara Silampari Kota Lubuklinggau hingga kini belum beroperasi.
Informasi terbaru dua maskapai yang tergabung dalam Lion Group ini dikabarkan memperpanjang tunda penerbangan hingga akhir Oktober 2021 mendatang.
Kepala Bandara Silampari Mega Hardiansyah mengatakan, penundaan tersebut setelah dua maskapai mengirimkan surat menunda penerbangan hingga akhir Oktober.
"Masih cancel penerbangan, mungkin karena belum adanya penumpang yang mau menggunakan tranportasi penerbangan," ungkap Mega pada Tribunsumsel.com, Minggu (3/10/2021).
Padahal menurutnya, saat ini layanan tiket online sudah dibuka, namun maskapai belum berani terbang karena jumlah penumpang belum sebanding biaya operasional pesawat.
"Sepinya penumpang ini dimungkinkan terkait aturan, karena para calon penumpang masih diwajibkan aturan tambahan," ungkapnya.
Seperti penumpang harus menunjukkan bukti sertifikat vaksin dan hasil Swab-PCR.
Ke depan diharapkan penerapan verifikasi data vaksin pengguna jasa pada proses reservasi tiket online terintegrasi bertahap dengan Aplikasi Peduli Lindungi.
Baca juga: Kecanduan Judi Slot, Remaja di Lubuklinggau Malah Jadi Jambret Jalanan
"Jadi layanan penjualan tiket online, kedepan akan terintegrasi dengan Aplikasi Peduli Lindungi," ujarnya.
Lanjutnya, dengan adanya penerapan verifikasi ini, pemeriksaan kesehatan akan menjadi lebih optimal, potensi penyebaran Covid-19 di sektor transportasi udara dapat diminimalisasi.
“Dengan adanya, proses reservasi tiket online yang terhubung dengan Aplikasi Peduli Lindungi, penumpang kedepan tak perlu lagi melakukan swab- PCR, dan sebagainya,”ungkapnya.
Selain itu penumpang juga akan merasa lebih aman, nyaman, dan sehat menggunakan transportasi udara selama masa pandemi Covid-19.
Hanya saja ini masih sebatas rencana, belum diketahui kapan diterapkan oleh pemerintah pusat dan bagaimana petunjuk teknisnya juga belum diketahui.
"Untuk sementara bagi masyarakat Lubuklinggau, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara, apabila ingin berangkat menggunakan jalur udara, dapat menuju bandara yang ada di Bengkulu atau Palembang," tambahnya. (Joy/TS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/suasana-bandara-silampari-di-kota-lubuklinggau-sepi-penumpang.jpg)