Berita Kriminal Palembang

PEMUDA Bertato Doraemon Ini Otak Aksi Perampasan di Palembang: Kesulitan BIayai Hidup

DN (17) otak pelaku aksi komplotan pencurian dengan kekerasan (begal) di Jalan Letnan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning Palembang, S

Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/MUHAMMAD FADL AL AKBAR
Kapolsek Kemuning, AKP Heri saat Press Realese di Mapolsek Kemuning, ungkap kasus perampasan yang diotaki pria bertato doraemon, Rabu (29/9/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - DN (17) otak pelaku aksi komplotan pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Letnan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning Palembang, Senin (24/5/2021) lalu, berhasil diamankan petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Kemuning, Selasa (28/9/2021).

Tersangka masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dari tiga orang yang berhasil kabur, yang dua sudah ditangkap terlebih dahulu.

Sementara tersangka DN sempat kabur ke Kota Bengkulu, dengan berkajasama Polresta Bengkulu, DN diamankan.

“Yang 2 kami tangkap, dan yang ini (DN) kami berkajasama Polresta Bengkulu berhasil menangkap pelaku terakhir,”kata Kapolsekta Kemuning, AKP. Heri di Mapolsek Kemuning, Rabu (29/9/2021).

Dari pengakuan DN, dirinya terpaksa melakukan begal lantaran, kecanduan judi online jenis Slot dan memberi makan anak istrinya.

“Saya gunakan untuk main slot dan makan keluarga saya,” kata DN dengan terlihat tato doraemon di tangan kirinya, di Mapolsek Kemuning, Rabu (29/9/2021).

Diakui DN bekerja sehari-hari sebagai pengamen, di usia 15 hingga 17 tahun ternyata sudah tiga kali nikah siri 3 dan istri yang terakhir sudah dikaruniai satu anak dan sedang mengandung juga.

Baca juga: Pura-pura Dibegal Jadi Modus Wanita di Palembang Ini Tutupi Perselingkuhan, Ujung-ujungnya Kena Tipu

“Saya sudah 3 kali nikah siri, dan istri yang sekarang sudah punya anak satu dan tengah mengandungi,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Lima dari delapan pelaku aksi pencurian dengan kekerasan (curas), diamankan petugas dari Polsek Kemuning.

Lima tersangka yang diamankan, yakni AJ (22), ZP (21), RM (18), AL (17), dan AF (15).

Tiga diantaranya merupakan anak di bawah umur.

Sementara tiga orang lainnya, termasuk otak pelaku aksi pencurian dengan kekerasan tersebut, masih dalam pengejaran petugas.

Dikonfirmasi pada Kapolsek Kemuning, AKP Heri mengatakan, para pelaku diamankan setelah orangtua korban AM (12) melaporkan kejadian tersebut pada pihaknya.

"Kelima pelaku diamankan 3 hari setelah kejadian. Sementara ini otak dari aksi begal ini, berinisial DN masih kita kejar," ujar Heri saat dikonfirmasi awak media, Selasa (6/7/2021).

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved