G30S PKI

"ORANG PKI tak Kenal Gusti Allah," Kisah Chambali, Algojo Eksekusi Mati Tawanan PKI Usai G30S 965

Sepenggal cerita dari sosok Chambali, algojo pembantai anggota PKI usai peristiwa G30S PKI 1965.

Editor: Wiedarto
Foto: Vannessa Hearman dari Museum Brawijaya (Historia)
Kisah Chambali saat jadi algojo eksekusi mati anggota PKI seusai tragedi G30S 1965. 

Permintaan sang kiai tersebut langsung Chambali terima.

Chambali mengaku bahwa kemarahan kepada orang-orang PKI sudah di ubun-ubun.

Hal itu disebabkan karena beberapa kali mereka (orang-orang PKI) hendak membunuhnya.

Chambali juga menegaskan bahwa tidak suka dengan cara orang-orang PKI menistakan para ulama panutannya.

Tak hanya itu, Chambali juga merasa yakin bahwa dari sekian banyak pemuda di daerah Rengel, hanya dirinyalah yang berani jadi eksekutor, membantai orang PKI.

Chambali menganggap urusan dengan PKI bukan cuma perbedaan ideologi, melainkan mirip perang agama.

"Membunuh atau dibunuh. Kalau mereka tidak dibunuh sekarang, besok mereka yang akan membunuh kami. Merusak agama kami," katanya.

Chambali mengaku membunuh anggota PKI bersama-sama dengan anggota organisasi pemuda lainnya, seperti Pemuda Muhammadiyah dan pemuda Barisan Rakyat (Banra), organisasi afiliasi Partai Nasional Indonesia.

Diceritakan olehnya, para pemuda tersebut selalu dipanggil setiap kali ada jadwal eksekusi.

Eksekusi dilakukan biasanya pada malam hari seusai waktu salat Isya.

Diakui oleh Chambali bahwa sebelumnya telah ada jadwal eksekusi sekaligus nama-nama calon korban dari kantor kecamatan yang diberi komando resor militer.

Chambali menceritakan pada malam pertama tidak langsung menjadi eksekutor.

"Saya ingat kami diajak rombongan Musyawarah Pimpinan Kecamatan Rengel menuju sebuah perbukitan", kata Chambali.

Chambali diajak di perbukitan yang berada di Jurang Watu Rongko, sekitar tiga kilometer arah barat Kota Kecamatan Rengel.

Lokasinya yang berada di hutan dengan kondisi gelap jauh dari pemukiman.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved