Menerangi Pulau Bangka dari Sumatera, PLN Targetkan Desember 2021 Sudah Terinterkoneksi

PLN menargetkan operasi (energize) sistem interkoneksi Sumatera - Bangka adalah bulan Desember 2021, karena infrastruktur vital yang ditunggu-tunggu

Tayang:
Editor: adi kurniawan
Humas PLN
Pembangunan jaringan Transmisi Tegangan Tinggi dan kabel laut Sumatera – Bangka 150 kV atau disebut Under Sea Cable (USC) dari landing point pulau Sumatera ada di Tanjung Carat dan landing point pulau Bangka ada di Muntok. 

Kebutuhan listrik pulau Bangka sebagian akan disuplai dari pulau Sumatera yang secara pasokan sangat cukup.

Niat itu telah mulai dijalankan dan saat ini sedang dibangun jaringan Transmisi Tegangan Tinggi dan kabel laut Sumatera – Bangka 150 kV atau disebut Under Sea Cable (USC).

Landing point pulau Sumatera ada di Tanjung Carat dan landing point pulau Bangka ada di Muntok.

Kabel transmisi ini akan melalui laut selat Bangka sepanjang 36 km.

Pekerjaan pembangunan jaringan transmisi 150 kV Sumatera – Bangka dilakukan tidak hanya dengan kabel laut, namun juga pembangunan jaringan tegangan tinggi melalui Tower Transmisi SUTET 150 kV.

Meski di tengah pandemi covid, proyek tetap berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin tinggi.

Untuk memastikan pekerjaan ini berjalan lancar, pada hari Selasa 21 September 2021 kemarin dua Direktur PLN melihat langsung pekerjaan penggelaran kabel laut Sumatera-Bangka di tengah Selat Bangka.

Direktur Mega Proyek dan EBT Wiluyo Kusdwiharto dan Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan Bob Saril menaiki kapal Nostag 10 yang sedang menggelar kabel di tengah laut.

Hal ini karena PLN ingin dua pulau ini segera tersambung kabel listrik sehingga pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha di Bangka semakin prima.

Setelah melihat dan berdiskusi dengan PLN unit pembangunan dan kontraktor pelaksana, Wiluyo menyampaikan target operasi (energize) sistem interkoneksi Sumatera - Bangka adalah bulan Desember 2021.

Namun jika bisa lebih cepat akan lebih baik lagi.

“Interkoneksi 150 kV ini merupakan infrastruktur vital yang ditunggu-tunggu khususnya bagi masyarakat di Bangka."

"Karena sudah banyak industri, terutama perikanan dan tambak udang yang sudah menunggu untuk jadi pelanggan PLN."

"Kehandalan pasokan listrik akan semakin baik, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung interkoneksi
Sumatera Bangka ini," kata Wiluyo dalam wawancara setelah melakukan peninjauan.

Sementara itu, Bob Saril juga sangat mengharapkan agar interkoneksi Sumatera – Bangka segera terwujud.

“Kami mohon dukungan dari semua lini PLN dalam mengejar target penyelesaian sistem interkoneksi ini sehingga dapat mendukung kinerja PLN baik dari sisi operasional serta penjualan,” ungkap Bob pada kesempatan terpisah.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved