Breaking News:

Gubernur Sumsel Tanggapi Harta Kekayaan yang Naik Saat Pandemi

Gubernur Sumsel, Herman Deru angkat bicara terkait data yang menyebut harta kekayaan naik saat Pandemi Covid-19.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai awak media. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel, Herman Deru angkat bicara terkait data yang menyebut harta kekayaan naik saat Pandemi Covid-19.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), periodik 2020, kekayaan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mencapai  Rp38.268.040.441 (Rp 38, 2 miliar).

Harta kekayaan Herman Deru tercatat mengalami kenaikan sekitar Rp 800 juta dibanding laporan tahun 2019 (Rp 37.473.682.075) atau naik sekitar Rp 3,5 milyar, sejak Herman Deru jadi orang nomor satu di Bumi Sriwijaya  dengan total kekayaan sebesar Rp 34,7 miliar.

Ia tercatat memiliki 6 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di kota Palembang dan OKU Timur. Lalu memiliki satu unit mobil jenis Toyota Land Cruiser Jeep tahun 1995.

Meski demikian, Ketua DPW Partai NasDem Sumsel ini diketahui memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 5,2 miliar. Kemudian Kas dan setara Kas sebesar Rp 6,2 miliar. 

Baca juga: Intip Harta Kekayaan 4 Pimpinan DPRD Sumsel, Mulai Ketua, Giri Ramanda dan Kartika: Naik Signifikan

Menanggapi tentang naiknya harta kekayaan disaat pandemi Covid-19 menurut Deru, kalau nilai aset naik bukan berarti pejabat menumpuk kekayaan.

"Kenapa naik? Karena selama ini mungkin seperti tanah yang tidak terurus diurus," kata Deru saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumsel, Senin (13/9/2021).

Menurut Deru, saat pandemi Covid-19 ini tanah-tanah yang tak terus jadi diurus, sehingga nilainya jadi naik. Jadi wajar kalau asetnya juga jadi naik. (Linda/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved