Breaking News:

G30S PKI

"DIA Bukan Perwira Biasa, " Kisah Achmad Sukendro, Jenderal yang Lolos dari Penculikan G30S PKI

Sejarah mencatat PKI menargetkan penculikan terhadap 8 jenderal namun dua di antaranya selamat yakni Brigjen Ahmad Sukendro dan Jenderal AH Nasution.

Editor: Wiedarto
Youtube Tribunnews
Sosok yang diduga Jenderal TNI Achmad Sukendro yang selamat dari penculikan pada peristiwa G30S PKI 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Gerakan 30 September tahun 1965 atau G30S yang biasa dikenal sebagai PKI telah menargetkan para Jendral TNI untuk dibunuh.  Sejarah mencatat PKI menargetkan penculikan terhadap 8 jenderal namun dua di antaranya selamat yakni Brigjen Ahmad Sukendro dan Jenderal AH Nasution.

Ahmad Sukendro selamat setelah mendapat penugasan Presiden Soekarno saat terjadi peristiwa tersebut.

Siapa Brigjen Ahmad Sukendro dan mengapa ia selamat dari penculikan?

Achmad Sukendro dilahirkan di Banyumas tahun 1923.

Seperti banyak anak muda seusianya, di zaman Jepang, ia memilih mendaftar menjadi anggota PETA.

Saat revolusi, Sukendro bergabung dengan Divisi Siliwangi. Nasution yang ‘menemukannya’ segera tahu dia bukan perwira biasa.

Cara berpikir dan kemampuan analisa Sukendro di atas rata-rata perwira lainnya.
Karena itu saat Nasution menjadi KSAD, ia menarik Sukendro sebagai Asintel I KSAD. Nyatanya, Sukendro tak mengecewakan.

Pada 1957, saat perwira-perwira daerah resah dengan kebijakan Jakarta dan berniat menuntut opsi otonomi, Sukendro – tentunya atas perintah Nasution – menggelar operasi intelijen. Orang-orangnya masuk ke daerah dan menginfiltrasi pola pikir para perwira di daerah.

Hasilnya, saat suasana memuncak, praktis hanya komandan di Sumatra (PRRI) dan Sulut (Permesta) yang menyatakan diri berpisah dari Indonesia. Lainnya, menarik dukungannya dan tetap dalam kibaran Merah Putih.

Tak hanya dalam lingkup nasional saja kiprah Sukendro. Seiring dengan tugas belajar yang diperolehnya di Amerika Serikat (AS), ia juga sukses menjalin kontak dengan CIA.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved