Breaking News:

Berita Muara Enim

Begini Cara Lapas Kelas IIB Muara Enim Menyelesaikan Persoalan Kelebihan Kapasitas

Untuk Isi Lapas Kelas IIB Muara Enim per tanggal 9 September 2021, secara keseluruhan berjumlah 1123 orang dari kapasitas penghuni 486 orang. 

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Refly Permana

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Lapas Kelas IIB Muara Enim over capacity. Sebagai solusi, memindahkan sejumlah warga binaan ke lapas lain.

"Kita sudah sering melakukan pemindahan jika lapas benar-benar kelebihan kapasitas," kata Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim, Herdianto, Minggu (12/9/2021).

Menurut Herdianto, untuk Isi Lapas Kelas IIB Muara Enim per tanggal 9 September 2021, secara keseluruhan berjumlah 1123 orang dari kapasitas penghuni 486 orang. 

Rinciannya, narapidana sebanyak 928 orang dan tahanan sebanyak 195 orang.

Dengan padatnya penghuni dari kapasitas yang ada tentu masalah yang kerap kali timbul adalah over kapasitas hunian.

Dan jika over kapasitas, lanjut Herianto, tentu permasalahan lain yang rentan timbul adalah masalah keamanan, air bersih dan lain lain.

Untuk mengatasi masalah-masalah terasebut, pihaknya melakukan langkah-langkah deteksi dini dan inteligen untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban yang bisa terjadi kapanpun.

Serta selalu menjalin hubungan baik dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya sebagai upaya sinergitas dan kolaborasi guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara optimal.

"Alhamdulilah, meski kelebihan kapasitas, kondisi Lapas Kelas IIB Muara Enim saat ini aman dan kondusif," ujarnya.

Masih dikatakan Herdianto, untuk masalah kesehatan, air bersih dan makanan warga binaan terbilang bisa diatasi dengan adanya inovasi tour to blok, grebek kamar, dan pembentukan kader kesehatan yang mengontrol keadaan kesehatan warga binaan setiap harinya.

Sedangkan untuk masalah air bersih terkadang ada hambatan saat musim kemarau karena kurangnya sumber mata air.

Akan tetapi ditanggulangi dengan adanya kerjasama dengan pihak PDAM, dan untuk makanan warga binaan sudah sesuai dengan standar gizi yang layak bagi  warga binaan yang berdasarkan Permenkumham No. 40 Tahun 2017.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved