Berita Selebriti

DS Korban Asusila Saipul Jamil Kini Alami Trauma Lihat Wajah Ipul Wara-wiri di TV, KPAI: Berpengaruh

Banyak yang menilai dengan munculanya Saipul Jamil di tv, tak memikirkan perasaan korban atas pelecehan yang dilakukannya.

Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
DS (dalam dekapan petugas polisi) diduga korban kasus pencabulan oleh Saipul Jamil, saat gelar perkara di rumah sang artis dangdut di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara 

Viralnya penolakan dari publik yang masif kepada Saipul Jamil di sisi lain justru akan membuatnya kembali mendapat panggung dan mau tidak mau anak-anak menonton hal tersebut.

"Jika terlalu berlebihan dan menjadikan berita ini viral maka bisa saja mempengaruhi pengetahuan dan keingin tahuan anak," katanya.

Oleh sebab itu, dia meminta orang tua untuk berperan aktif menyaring informasi yang dikonsumsi ke anak dan memberi penjelasan yang benar terkait kasus ini.

"Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang layak anak. Setiap kita termasuk tokoh publik seperti artis memiliki tanggung jawab," imbuh dia.

Saipul Jamil Ungkap Penderitaan Hidupnya

Khayalan Saipul Jamil saat bebas kini satu persatu hancur gara-gara boikot petisi yang menyerangnya.

Entah bagaimana mulanya, namun kita petisi boikot Saipul Jamil sudah ditanda tangani lebih dari 300 ribu orang.

Keinginan Saipul Jamil untuk memperbaiki imagenya pasca keluar dari penjara kini hancur.

Meski bebas, nyatanya hidup Saipul Jamil kini masih bak dalam penjara.

Banyak orang yang menentang Saipul Jamil untuk muncul di televisi.

Kabar soal petisi tersebut, ternyata didengar juga oleh Saipul Jamil.

Saipul Jamil mengaku sedih dan syok.

Ia tak menyangka kebebasannya justru menimbulkan permasalahan baru.

"Ya sebenarnya gua sedih lah, karena gua lahir dan besar dari dunia entertain, tiba-tiba ada orang yang menginginkan seperti itu, ya sedih dan syok," ucap pria yang kerap disapa Bang Ipul itu, dikutip dari kanal Youtube Adiez Gilang, Minggu (5/9/2021).

Saipul Jamil juga mengaku, dirinya paham dan mengetahui maksud dari pemboikotan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved