Afghanistan Terkini
PERANG Pecah di Afghanistan, Taliban Serang Lembah Panjshir, Milisi Balas Gempuran
Perang sengit dilaporkan terjadi antara kelompok Taliban dengan pasukan gerilya Afghanistan di Lembah Panjshir
SRIPOKU.COM, KABUL--Perang sengit dilaporkan terjadi antara kelompok Taliban dengan pasukan gerilya Afghanistan di Lembah Panjshir. Milisi yang baru saja berkuasa pada 15 Agustus itu mengeklaim mereka merebut banyak wilayah, dan memberi kerugian bagi Front Perlawanan Nasional (NRF).
Tetapi NRF menyanggah, dan menegaskan mereka mengendalikan Panjshir dengan lawan kehilangan ratusan anggotanya. Panjshir menjadi satu-satunya wilayah yang belum jatuh ke tangan Taliban, dengan ribuan orang yang kontra bergabung di sana.
Kelompok perlawanan itu juga berisi mantan wakil presiden Amrullah Saleh, pasukan pemerintah Afghanistan, dan milisi lokal. Mereka menggabungkan diri di bawah Ahmad Massoud, putra tokoh perlawanan melawan Uni Soviet Ahmad Shah Massoud.
Reuters via BBC melaporkan Jumat (3/9/2021), juru bicara Zabihullah Mujahid berujar, Taliban bergerak ke Lembah Panjshir karena negosiasi gagal.
BBC Persian yang mengutip jubir NRF Fahim Dashti melaporkan, perundingan gagal karena dua kubu teguh dengan sikapnya. Dashti mengeklaim, mereka melawan musuh dari dua medan berbeda, dengan berkoar sudah membunuh sekitar 350 anggota Taliban. Klaim kedua belah pihak sulit dibuktikan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Taliban dan Pasukan Gerilya Afghanistan Perang Sengit di Lembah Panjshir"
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/millsdkekakn.jpg)