Herman Deru
HD Sampaikan Progress Akhir Percepatan Pembangunan Infrastruktur Sumsel
Rakor dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dan diikuti para bupati dan walikota se Sumsel.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Progress akhir percepatan pembangunan infrastruktur Sumatera Selatan (Sumsel) disampaikan Gubernur Sumsel H Herman Deru (HD) saat mengikuti Rakor membahas percepatan pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah di Sumsel bersama para Menteri Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Sumsel Command Center, Senin (9/8/2021) kemarin.
Rakor dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dan diikuti para bupati dan walikota se Sumsel.
• HD Berikan Atensi Atas Laporan Hasil Pengawasan BPKP di Sumsel
Pada kesempatan itu, HD mengharapkan dari semua rangkaian pemaparan dan pembahasan di dalam rakor tersebut adanya prioritas maupun super prioritas pada percepatan pembangunan infrastruktur di Sumsel.
Progress pembangunan infrastruktur Sumsel Jalan Tol yaitu Kayu Agung - Palembang - Betung 111,69 Km, seksi Kayu Agung - Kramasan (Palembang) operasional 42,5 Km, diresmikan Presiden pada 26 Januari 2021 lalu.
Kramasan (Palembang) - Musi Landas-Betung 69,19 Km, progres fisik 26,01 persen rencana operasional Maret 2022 mendatang.
• Herman Deru : Pertumbuhan Ekonomi di Sumsel Tertinggi se Sumatera
SP. Sekayu - Tempino-Jambi 134, 09 Km, progres persiapan pengadaan lahan dan menunggu proses Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).
Simpang Indralaya - Muara Enim 119,10 Km, seksi Indralaya - Prabumulih 64,5 Km, progres fisik 47,41 persen target operasional Juli 2022.
Prabumulih - Muara Enim 54,6 Km, progres fisik 8,733 persen target operasional Desember 2022.
Selanjutnya Kereta Api Logistik : Lahat - Muara Enim - Prabumulih - Kertapati (Palembang) double track saat ini sudah selesai 100 persen.
Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat saat ini dalam proses penetapan lokasi oleh Kementerian Perhubungan, proses penetapan sebagai PSN, alih fungsi kawasan hutan dan rencana pembiayaan KPBU.
Bendungan dan Irigasi yaitu Bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten OKU Selatan progres fisik 22,87 persen, kemudian pembangunan jaringan irigasi daerah Lematang seluas 3.000 Ha.
Terakhir, Jaringan irigasi daerah Lempuing seluas 8.500 Ha, di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih proses review desain.
Turut hadir Kepala Bappeda H Firmansyah, Kadis Kominfo H Achmad Rizwan, Kadis PMD H Wilson, para kepala OPD Provinsi Sumsel. (Tim Media Diskominfo Sumsel)