Breaking News:

Kapolda Sumsel Minta Maaf

Enam Jam Periksa Kapolda Sumsel,Tim Itwasum Polri Bergegas Tinggalkan Mapolda Sumsel

Usai pemeriksaan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri tim Wasriksus dan audit Investigasi dari Itwasum Polri langsung meninggalkan Mapolda Sumsel

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/odi
Tim Wasriksus dan audit Investigasi dari Itwasum Polri, meninggalkan Mapolda Sumsel usai lakukan pemeriksaan terhadap Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri dari pukul 15.00 berakhir pada pukul 21.00, Kamis (5/8/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Selama enam jam Kapolda Sumsel,  Irjen Pol Eko Indra Heri diperiksa 
oleh tim Wasriksus dan audit Investigasi dari Itwasum Polri, terkait kejelasan sumbangan Rp 2 Triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio melalui anak bungsu Heriyanti, Kamis (5/8/2021) di Gedung Promoter Mapolda Sumsel. 

Pemeriksaan yang berlangsung sejak pukul 15.00 berakhir pada pukul 21.00. Usai melakukan pemeriksaan terhadap Jendral Bintang dua tersebut, Tim Wasriksus Itwasum Polri yang dipimpin Irjen Pol, Agung Wicaksono langsung meninggalkan gedung promoter Mapolda Sumsel. 

Usai melakukan pemeriksaan terkait dana hibah keluarga Akidi Tio Rp 2 Triliun, tim Internal Polri itu langsung bergegas pergi menaiki mobil.

Awak media pun tak dapat mengkonfirmasi seputar pertanyaan dan kegiatan mereka di Mapolda Sumsel. 

Seperti diketahui, Tim Internal Polri ini tiba dj Mapolda Sumsel, Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 15.00 WIB dengan menumpang mobil Toyota Land Cruiser dan Mitsubishi Pajero Sport. 

Penumpang yang turun dari dalam mobil bergegas turun lalu masuk ke gedung promoter tempat ruang kerja Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri S MM. Terlihat beberapa tim penyelidik Internal Polri turun dari mobil membawa beberapa berkas. 

Hanya saja, kedatangan tim Wasriksus ini awak media yang sudah menunggu didepan gedung Promoter Polda Sumsel tidak diperkenankan mengambil gambar atau meliput pemeriksaan terhadap Kapolda Sumsel tersebut dengan alasan pemeriksaan internal Polri.

Kabid Humas Polda Sumsel,  Kombes Pol Supriadi menerangkan terkait hasil pemeriksaan Kapolda Sumsel hingga saat ini belum masih berlangsung dan belum ada hasil. 

"Hasilnya belum ada, saya no komen untuk pemeriksaan ini," jelasnya. 

Ia menjelaskan,  status Heriyanti putri bungsu mendiang Akidi Tio hingga sore hari ini masih sebagai saksi. Pihaknya masih menyelidiki kemungkinan apakah dirinya dapat menjadi tersangka. 

"Terkait Heriyanti hari ini progres pemeriksaannya tetap berlanjut. Tadi kita mengirimkan Psikolog dari Polda Sumsel, dan psikolog dari Mabes Polri. Kasus tetap berlanjut meski ada kata maaf dilakukan Kapolda," jelasnya. 

Menurutnya, pemeriksaan kejiwaan dari Heriyanti ini dilakukan untuk memastikan dirinya sehat secara fisik dan mental. Hal ini akan berdampak pada kemungkinan, proses pemeriksaan lanjutan akan diteruskan untuk menggali motif dirinya dalam memberikan bantuan hibah Rp2 Triliun.

"Hasilnya kan belum ada, kita pastikan dulu. Apa lagi kemarin sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan (PCR) dari Dinkes Sumsel, yang hasilnya juga masih ditunggu," kata Supriadi. 

Ia menambahkan,  Polda Sumsel masih terus menelusuri dana hibah tersebut dengan menggandeng PPATK serta BI. Pihaknya juga sudah mengirimkan surat untuk memeriksa aliran dana yang selama ini berada di rekening saksi. 

"Motifnya akan terus kita gali. Kita akan lihatnya endingnya sampai dimana," ungkapnya.  (Oca) 
 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved