Tanaman Ekor Naga

8 Manfaat dan Khasiat Daun Ekor Naga Sebagai Obat Herbal, Lengkap Dengan Cara Mengolahnya

Manfaat dan khasiat daun ekor naga sebagai obat herbal, lengkap cara mengolahnya, mengobati anemia, batuk, pemulihan luka dan mengatasi radang kulit

Penulis: adi kurniawan | Editor: adi kurniawan
Istimewa
Ilustrasi manfaat daun ekor naga atau khasiat daun ekor naga. 

SRIPOKU.COM -- Tanaman ekor naga berasal dari Himalaya, merupakan tumbuhan herba, epifit, merambat, memanjat dengan tinggi 5 hingga 20 meter.

Akar tanaman ekor naga melekat pada tumpuannya seperti tembok atau pohon dan juga memiliki akar gantung.

Batang tanaman ekor naga berwarna hijau dan berbentuk bulat dan memiliki nodus-nodus.

Tanaman ekor naga memiliki daun yang berwarna hijau, berbagi-bagi dan bertoreh serta ujung daunnya meruncing.

Pada umumnya masyarakat mengkonsumsi tanaman ini dengan cara meminum air rebusan daun untuk mengobati penyakit kanker, menurunkan lemak tubuh, anti hipertensi reumatik, salah urat (terkilir), batuk dan terapi stroke.

Tanaman ini memang memiliki daun yang sekilas mirip dengan bentuk ekor naga.

Batang tanaman ekor naga tumbuh dengan melilit atau merambat, hingga mencapai tinggi sekitar 15 cm.

Batang ini mempunyai akar yang menggantung di udara dan dapat melekat.

Di balik bentuknya yang unik, daun ekor naga berkontribusi di dunia pengobatan herbal.

Daunnya berkhasiat untuk mengobati beberapa jenis penyakit, serta berguna untuk perawatan kecantikan.

Tanaman ini tumbuh merambat baik ditembok maupun bergantungan pada pohon-pohon.

Selain itu, masyarakat sudah banyak menanam tanaman ini di pot sebagai tanama hias.

Namun demikian, secara umum masyarakat/petani yang ada belum tahu bahwa daun ekor naga ini dapat bermanfaat sebagai obat herbal.

Pada kesempatan ini kami akan informasikan manfaat daun ekor naga dan khasiat daun ekor naga sebagai obat herbal, lengkap cara mengolahnya, dari berbagai sumber.

1). Mengobati anemia, daun ekor naga mengandung zat besi yang berlimpah, yang dibutuhkan dalam proses pembentukan sel darah merah.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved