Tarif Selangit Isoman Anggota DPR Bocor, Pengamat: Mereka Enak, Sementara Rakyat Meninggal di Rumah
Baik itu dari kalangan internal DPR RI itu sendiri, parpol, LSM dan pengamat politik yang menilai, isoman itu melukai hati rakyat.
SRIPO.COM, PALEMBANG-Permintaan sejumlah anggota DPR RI yang menginginkan Isolasi Mandiri atau isoman di Hotel Berbintang menuai protes dari sejumlah pihak.
Baik itu dari kalangan internal DPR RI itu sendiri, parpol, LSM dan pengamat politik yang menilai, isoman itu melukai hati rakyat.
Sebab di masa Pandemi Covid-19 ini, semua serba susah, banyak rakyat yang gugur saat menjalani isoman tanpa bantuan pemerintah dan kekurangan biaya.
Pada akhirnya banyak pula rakyat yang gugur saat menjalani Isolasi Mandiri.
Kondisi inilah yang membuat aksi protes berhembus kencang, sebab tarif per paket yang jumlahnya fantastis itu membuat publik tercengang, sebab untuk tarif masyarakat umum, bisa mencapai Rp 39 juta selama 18 hari isoman jika isolasi mandiri di hotel berbintang, termasuk paketnya.
Hal itu terungkap berdasarkan penelusuran kompas.com yang dilansir oleh Sripoku.com dari salah satu hotel yang terdaftar dalam isoman bagi anggota DPR RI.
Terkait dengan hal ini, Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, Isolasi Mandiri atas permintaan anggota DPR RI itu mulkai hati rakya.
Ia menilai, Sekretariat DPR harus mempertimbangkan dan membatalkan rencana penyediaan fasilitas isolasi mandiri (isoman) di hotel bagi anggota dewan yang terpapar Covid-19.
Sebab, kebijakan tersebut akan melukai hati rakyat yang tengah mengalami kesulitan akibat pandemi. Ada baiknya uang itu dialihkan untuk isoman rakyat kecil.
"Mereka (DPR) dikasih makan tiga kali dalam sehari, dan fasilitas lain. Di saat yang sama, banyak rakyat yang meninggal pada saat isoman," kata Ujang saat dihubungi Kompas.com, Kamis (29/7/2021).
Banyak Rakyat Kecil Meninggal karena Isoman
Ujang mengatakan, kebijakan yang disampaikan Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar tersebut juga menuai banyak kritik publik.
Sebab, kritik tersebut juga datang dari anggota dewan dan sejumlah fraksi yang menolak menggunakan fasilitas isoman di hotel.
Dalam situasi seperti sangat tidak tepat jika mementingkan diri sendiri, sementara rakat Indonesia banyak yang tidak mendapatkan tempat dan Isolasi Mandiri di rumah mereka.
"Tak tepat dan tak pantas. Di saat rakyat banyak yang berguguran pada saat isoman. Malah ini isomannya minta diistimewakan," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tarif-selangit-isoman-anggota-dpr-bocor-pengamat-mereka-enak-sementara-rakyat-meninggal-di-rumah.jpg)