Jenderal Ryamizard Ryacudu Wafat
Ryamizard Ryacudu Doyan Nyari Pempek dan Es Kacang Kalau ke Palembang
Amalsyah Tarmizi menyebut Ryamizard Ryacudu merupakan pemimpin yang tegas, nasionalis, tidak basa basi. termasuk jenderal yang anti berpolik
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz Sripo
Ringkasan Berita:
- Brigjen TNI (Purn) Amalsyah Tarmizi mengenang sosok almarhum Ryamizard Ryacudu sebagai pemimpin yang tegas dan nasionalis
- Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai prajurit profesional yang anti berpolitik dan sangat mencintai NKRI
- Amalsyah menceritakan kedekatan mereka selama bertugas di Kodam II/Sriwijaya dan kegemaran almarhum pada kuliner Palembang
- Ryamizard Ryacudu memiliki karier militer cemerlang hingga menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Kerja
SRIPOKU.COM – Mantan Staf Ahli Kasad Brigjen TNI (Purn) H. Amalsyah Tarmizi menyebut mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu merupakan pemimpin yang tegas, nasionalis, tidak basa-basi, termasuk jenderal yang antiberpolitik.
"Beliau sangat profesional sebagai prajurit dan sama sekali tidak berpolitik," ungkap Amalsyah Tarmizi kepada Sripoku.,com, Selasa (2/6/2026).
Selain itu, Amalsyah Tarmizi yang malang melintang berkarier militer di Sumsel antara lain menjabat Aslog Kodam II/Sriwijaya, Danzidam II/Sriwijaya. Kasrem 044/Gapo, Dandim 0418/Palembang.
Namanya juga sangat dikenang saat menjabat Komandan Kontingen Sumsel PON XVI 2004 dan PON XVII 2008, Manajer Sriwijaya FC 2006-208 ini menyebut ada 3 hal yang dikenangnya terhadap sosok Ryamizard Ryacudu.
"Yang pertama, beliau sosok jenderal sederhana dan merakyat. Yang kedua, beliau itu nasionalis garis keras. Karena NKRI harga mati itu selalu terucap dari beliau setiap memberikan instruksi kepada bawahan. Yang ketiga, beliau galak. Galak tapi juga disiplin sesuai aturan. Itu komentar saya," kata Amalsyah Tarmizi.
Amalsyah Tarmizi pun mengenang kebersamaan dengan Ryamizard Ryacudu selama dirinya berkarier di militer.
Selain itu, Amalsyah Tarmizi yang malang melintang berkarier militer di Sumsel antara lain menjabat Aslog Kodam II/Sriwijaya, Danzidam II/Sriwijaya, Kasrem 044/Gapo, dan Dandim 0418/Palembang.
"Dulu waktu saya Wadanyonpur 2, beliau Danrem 044/Gapo. Jadi beliau sampai Kasdam II/Sriwijaya di kita sama-samanya dan langsung di bawah satu Kodam," kenangnya.
Amalsyah juga mengenang saat dirinya bertugas di Palembang, cukup hapal dengan makanan dan minuman kesukaan Ryamizard Ryacudu ketika pulang ke daerah asalnya Sumatera Selatan.
"Ya kalau dia ke Palembang dulu waktu dia jadi Kasad, saya sudah jadi Dandim 0418/Palembang, sudah jadi Kasrem. Sebagai daerah kelahiran beliau, dia sering datang. Dan yang tidak lupa paling suka beliau itu ya pempek dengan es kacang yang selalu ia cari kalau ke Palembang. Walaupun saya dari Lampung, beliau dari Tanjung Sejaro Ogan Ilir. Tetapi kita tetap cinta juga," terangnya.
Namanya juga sangat dikenang saat menjabat Komandan Kontingen Sumsel PON XVI 2004 dan PON XVII 2008, Manajer Sriwijaya FC 2006-208 ini menyebut ada tiga hal yang dikenangnya terhadap sosok Ryamizard Ryacudu.
Ryamizard Ryacudu merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1968, meninggal dunia di RSPAD Jakarta pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB.
Jenderal TNI kelahiran 21 April 1950 ini mulai dikenal luas setelah menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya.
Selepas dari Kodam Jaya, Ryamizard mendapat promosi bintang tiga sebagai Panglima Kostrad menggantikan Letjen TNI Agus Wirahadikusumah.
Ia pernah dicalonkan pada akhir masa jabatan Presiden Megawati sebagai Panglima TNI.
| Padahal Sedang Sakit, Inilah Momen Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu Berkunjung ke Ogan Ilir |
|
|---|
| Pulang Kampung, Ryamizard Ryacudu Selalu Foto di Depan Rumah Limas di Desa Tanjung Sejaro Ogan Ilir |
|
|---|
| 'Gak Ada Takutnya', Kenang Gatot ke Jenderal TNI Asal Palembang Sumsel Ryamizard Ryacudu saat Tugas |
|
|---|
| Sama-sama Asli Palembang & Jadi Jenderal, Tito Karnavian Akui Kenangan Ini Bersama Ryamizard Ryacudu |
|
|---|
| Di Rumah Duka, Jenderal Dudung Kenang Cara Ryamizard Menyelesaikan Konflik di Aceh Era Megawati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ryamizard-dan-amalsyah.jpg)