Breaking News

Ini 5 Manfaat Mengkonsumsi Edamame, Bisa Mengurangi Risiko Kanker Pada Bagian Sensitif Wanita

Kerap menjadi bahan cemilan yang dimakan selagi santai, ternyata edamame juga memiliki banyak khasiat.

Penulis: Shafira Rianiesti Noor | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/Shafira
Ilustrasi: Makanan Edamame yang mempunyai manfaat untuk kesehatan wanita 

SRIPOKU.COM - Nama makanan edamame memang kini cukup diketahui banyak orang.

Edamame sendiri adalah makanan sejenis kacang-kacangan.

Secara tradisi, edamame sering dikonsumsi sebagai camilan di Asia.

Melansir dari Healthline, edamame adalah kacang kedelai yang belum matang yang biasa kita lihat memiliki warna cokelat muda. 

Edamame biasa dijual dalam keadaan terbungkus dengan kulitnya.

Selain itu Edamame ini biasa disajikan di rumah makan China dan Jepang sebagai cemilan.

Kerap menjadi bahan cemilan, ternyata edamame juga memiliki banyak khasiat.

Ilustrasi Edamame
Ilustrasi Edamame (SRIPOKU.COM/Shafira)

Baca juga: Manfaat Centella Asiatica atau Daun Pegagan bagi Kesehatan Kulit, Daun Liar Khasiatnya Luar Biasa

Baca juga: Manfaat Buah Belimbing Bagi Kesehatan, Ternyata Mampu Obati 12 Penyakit, Diantaranya Mencegah Kanker

Hal itu membuat edamame cocok dikonsumsi di saat seperti sekarang.

Pasalnya, banyak kandungan protein dan vitamin yang ada didalamnya.

Nah dikutip dari TribunMedan.com berikut beberapa manfaat yang berasal dari edamame :

1. Kaya protein

Mendapatkan kecukupan protein membuat kesehatan terjamin.

Para vegetarian atau mereka yang jarang mengonsumsi protein hewani perlu memperhatikan asupan makan.

Dikarenakan sayuran memiliki protein yang relatif rendah dibanding makanan nabati, tetapi ada beberapa pengecualian.

Kacang-kacangan adalah salah satu sumber protein nabati terbaik, misalnya secangkir edamame yang dimasak menyediakan sekitar 18,5 gram protein.

Selain itu, kedelai adalah sumber protein utuh.

Tidak seperti kebanyakan protein nabati, kedelai menyediakan semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh, meskipun tidak berkualitas tinggi seperti protein hewani.

Kesimpulannya, edamame mengandung protein sebanyak 12 persen dari jenis sayuran lain.

Kacang ini juga menjadi sumber protein karena menyediakan semua asam amino esensial.

2. Menurunkan kolesterol

Penelitian mengatakan kadar kolesterol yang tinggi memiliki risiko penyakit jantung.

Memakan 47 gram edamame dalam sehari mampu menurunkan level kolesterol sekitar 9.3 persen dan kolesterol jahat sekitar 12.9 persen.

The US Food and Drug Administration mengatakan mengonsumsi edame membuat kita terhindar dari penyakit jantung.

Selain kandungan protein, edamame kaya akan serat, antioksidan, dan vitamin K.

Senyawa tanaman ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan profil lipid darah, ukuran lemak termasuk kolesterol dan trigliserida.

Kesimpulannya, edamame kaya akan protein, antioksidan dan serat yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam sirkulasi.

Namun, tidak jelas apakah makan edamame memiliki efek pada risiko penyakit jantung.

Edamame.
Edamame

3. Tidak menambah gula darah

Bagi yang suka makan makanan yang mengandung banyak karbo, seperti gula, risiko terkena penyakit kronis.

Hal ini karena pencernaan cepat menyerap karbohidrat meningkatkan kadar gula darah atau hiperglikemia.

Tidak seperti kacang lain, edamame tidak membuat gula darah naik.

Rendah karbo, justru kaya akan protein dan lemak, maka cocok untuk orang yang terkena diabetes, dan cocok untuk diet rendah lemak.

4. Kaya akan vitamin dan mineral

Edamame mengandung beberapa vitamin dan mineral sama halnya dengan serat.

Dalam 100 gram edamame terdapat folat, vitamin K1, tiamin, riboflavin, zat besi, tembaga, dan mangan.

Kesimpulannya, edamame lebih kaya akan vitamin K dan folat dibanding kedelai.

Bahkan jika kita mengonsumsi 155 gram setara dengan 52 persen kita mendapatkan asupan vitamin K dan folat.

5. Mengurangi risiko kanker pada buah dada

Edamame adalah jenis kacang-kacangan yang mengandung isoflavon yang tinggi.

Isoflavon menyerupai hormon intim wanita estrogen dan dapat berikatan lemah dengan reseptornya, yang terletak pada sel di seluruh tubuh.

Karena estrogen dianggap penyebab jenis kanker tertentu, seperti kanker pada buah dada, beberapa peneliti percaya bahwa mengonsumsi kedelai dan isoflavon dalam jumlah besar mungkin berisiko.

Namun peneliti lain tidak setuju, sebab tidak ada efek mengonsumsi kedelai atau edamame memiliki risiko kanker pada buah dada.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved