Breaking News:

Cara Melaksanakan Sholat Idul Adha 2021 Sendirian atau Berjamaah di Rumah, Lengkap Bacaan Takbiran

Artinya: “Aku niat melaksanakan sholat Idul Adha (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta‘âlâ.”

Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/Rahmad Zilhakim
Suasana foto jemaah dari udara di Masjid Agung SMB Jayo Wikramo Palembang, Jumat (07/31/2020). Sejak Pukul 06.00 WIB masyarakat kota Palembang sudah mulai mendatangi masjid untuk melaksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Agung SMB Jayo Wikramo Palembang. Sebelum memasuki masjid nampak para petugas memeriksa suhu tubuh jemaah dan memberikan handsanitizer demi memutus rantai covid-19. 

SRIPOKU.COM - Berikut ini panduan tata cara dan bacaan niat dalam mengerjakan sholat Idul Adha 2021.

Sholat hari raya ada dua yakni Idul Fitri dan Idul Adha.

Sholat hari raya ada Idul Adha dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah atau 20 Juli 2021.

Waktu shalat 'id dimulai dari terbit matahari sampai tergelincirnya.

Kedua shalat hari raya tersebut, hukumnya sunnat muakkad bagi laki-laki dan perempuan, mukim atau musafir.

Berikut ini tata caranya:

a. Pada pagi hari tanggal 1 Syawal, sesudah kita menunaikan shalat shubuh dan sesudah kita mandi sunnat Hari Raya, lalu berangkatlah menuju mesjid atau tanah lapang dengan memperbanyak mengucapkan Takbir.

b. Setelah tiba di masjid, maka sebelum duduk shalat tahiyatul masjid dua raka'at.

Kalau di tanah lapangan tidak ada tahiyatul masjid, hanya duduklah dengan ikut mengulang ulang bacaan
takbir, sampai mulai shalat 'Id itu.

c. Jika sedang berada di masa pandemi seperti saat ini, sholat Idul Adha bisa dilakukan di rumah bsik sendiri maupun berjamaah.

c Lafaz atau niatnya ialah sebagai berikut :

Niat Sholat Idul Adha :

أُصَلِّيْ رَكْعَتَيْنِ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) للهِ تَعَــــــــالَى

Ushallî rak‘ataini sunnata-li ‘îdil adl-hâ (ma’mûman/imâman) lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku niat melaksanakan sholat Idul Adha (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta‘âlâ.”

d. Pada raka'at pertama: Sesudah niat mula-mula membaca takbiratul ihram kemudian membaca do'a iftirah, selanjutnya takbir 7 kali dan setiap habis takbir di sunahkan membaca :

Artinya :

"Maha suci Allah, dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar".

Setelah takbir 7 kalj dan membaca tasbih tersebut, kemudian membaca Surat AI-Fatihah dan disambung dengan membaca surat yang disukai, dan lebih utama membaca Qaf atau surat AI-A'la (Sabbihisma Rabbikal a'la ).

e. Pada raka'at kedua, sesudah berdiri untuk raka'at kedua membaca takbir 5 kali, dan setiap takbir disunatkan membaca tasbih seperti tersebut pada raka'at pertama.

Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan diteruskan dengan bacaan surat yang kita kehendaki, tetapi lebih utama membaca surat Al-Ghasyiah.

Bacaan* itu dengan suara yang nyaring. Imam menyaringkan yakni mengeraskan suaranya pada waktu membaca surat AI-Fatihah dan surat surat lainnya, sedangkan ma'mum tidak nyaring.

f. Shalat ini dikerjakan dua raka'at dan dilakukan sebagaimana shalat shalat yang lain.

g. Khuthbah dilakukan sesudah shalat Id dua kali, yaitu pada khuthbah pertama membaca takbir 9 kali dan pada khuthbah kedua membaca takbir 7 kali dan pembacaannya harus berturut-turut.

h. Hendaknya dalam khuthbah 'idul Fitri berisi penerangan tentang zakat fithrah dan pada hari raya Haji berisi penerangan tentang Ibadah haji dan hukum kurban.

 

Baca juga: Puisi Indah Spesial Hari Raya Idul Adha, Update Status WA/IG dengan Kata-kata Penuh Arti

Baca juga: Jajaran Pemprov Sumsel Korban 100 Ekor Sapi di Idul Adha 2021, Ada Seekor dari Gubernur Herman Deru

Hal-hal yang dilakukan sebelum sholat Iid :

1. Pada hari raya disunatkan mandi, dan berhias dengan memakai pakaian yang sebaik-baiknya dan menggunakan wangi wangian yang dimilikinya

2. Disunatkan makan sebelum pergi shalat pada hari Idul Fitri, tetapi pada hari raya haji disunatkan tidak makan kecuali setelah sholat.

3. Pergi untuk mengerjakan sholat dan pulangnya dari sholat hendaknya mengambil jalan yang berlainan.

4. Takbiran :

Pada hari raya Fithrah dan Haji disunatkan membaca takbir diluar shalat dan waktunya sebagai berikut :

a. Pada hari raya Fithrah takbir dimulai dari terbenamnya matahari hingga imam berdiri untuk mengerjakan shalat hari raya.

b. Pada hari raya Haji takbir dimulai dari Shubuh pada hari 'Arafah (tanggal 9 Dzulhijah) dan pada tiap-tiap shalat fardlu yang lima waktu pada hari hari tanggal tersebut.

c. Lafaz takbiran :

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ

ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ

اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved