Breaking News:

Sumsel Masuk Daftar Teguran Mendagri, DPRD : Sebagai Cambuk Agar Menjadi Lebih Baik Lagi

Provinsi Sumsel termasuk daerah yang mendapat teguran Mendagri terkait realisasi dana penanganan Covid-19. Dewan: Cambuk untuk lebih baik

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Saiful Padli 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Masuknya Provinsi Sumsel dalam daftar daerah yang mendapat teguran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian terkait realisasi untuk belanja penanganan Covid-19 hingga insentif tenaga kesehatan Covid-19, hendaknya menjadi cambuk untuk menjadi lebih baik.

Demikian pernyataan Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Saiful Padli, Senin (19/7/2021).

"Kita berharap, teguran ini untuk mendapat perhatian bukan sekedar teguran biasa, tapi hendaknya menjadi pendorong bagi Pemprov Sumsel kedepan menjadi lebih baik," katanya.

Sekretaris fraksi PKS DPRD Sumsel ini, mengatakan jika saat ini digarda terdepan tenaga kesehatan (Nakes) butuh perhatian dari pemerintah khususnya Pemerintah daerah, terutama bagaimana kesejahteraan nakes bisa diperjuangkan.

"Mereka kan sudah berjuang baik jiwa dan raganya, untuk melayani pasien Covid-19 yang semakin tinggi dan bertambah. Jadi harus disuport oleh pemerintah daerah," ujarnya.

Dijelaskan Saiful, jika selama ini pihaknya di komisi V DPRD Sumsel sebenarnya sudah melakukan rapat dan memanggil Dinkes (Dinas Kehatan) terkait anggaran covid-19 dan Nakes di Sumsel dimana hingga saat ini belum dieksekusi Dinkes.

Pihaknya juga menanyakan khususnya saat di forum rapat minta kejelasan,  dan jawaban Dinkes, karena adanya aturan pusat yang berubah- ubah terkait dengan skema pencairan dana Nakes. Kemudian yang terbaru PMK menkes terkait dengan insentif Nakes itu sendiri.

"Hasilnya kami di komisi V DPRD Sumsel mendapat penjelasan jika anggaran itu segera dicairkan, dan kami terus mengejarnya bahkan saya melihat dan menyampaikan dipemandangan umun, komisi V (kami) minta Pemprov segera mencairkan insentif Nakes seperti itu, dan ini terbukti Sumsel mendapat teguran dari Mendagri karena belum dieksekusi insentif Nakes yang ada," tukasnya.

Sebelumnya, 19 daerah di Indonesia mendapat teguran keras dari Menteri Dalam Negeri (Mendagr), Tito Karnavian.

Satu dari 19 daerah di Indonesia yang mendapat teguran keras dari mantan Kapolri itu adalah provinsi Sumsel.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved