Breaking News:

Mulai Besok Bisa Tarik ATM Sampai Dengan Rp 20 Juta, Hanya Berlaku Sementara Waktu

Bank Indonesia menetapkan penyesuaian sementara batas maksimal nominal dana untuk penarikan tunai melalui mesin ATM dalam

Editor: adi kurniawan
ho/sripoku.com
Nasabah tengah bertransaksi di ATM, bank Himbara resmi membatalkan rencana penerapan cek saldo dan tarik tunai di ATM Himbara yang rencananya diterapkan 1 Juni lalu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bank Indonesia menetapkan penyesuaian sementara batas maksimal nominal dana untuk penarikan tunai melalui mesin ATM dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yakni Rp 20 juta per hari per nasabah. 

Dikutip dari Kompas, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryanto mengatakan, penyesuaian penarikan dana secara tunai ini berlaku pada penarikan di mesin ATM yang menggunakan teknologi cip dan berlaku untuk semua bank di Indonesia.

"Kebijakan ini diberlakukan hanya sementara di tengah pandemi corona bukan merupakan pergeseran dari dorongan BI ke arah transaksi non-tunai," ujarnya. 

Sementara itu Pemimpin Wilayah BNI 03 Sunarna Eka Nugraha mengatakan, penambahan limit tidak akan berpengaruh signifikan terhadap uang yang harus disiapkan bank di ATM

Selama ini BNI menetapkan per hari untuk nasabah bisa sampai dengan Rp 15 juta dan jika ingin tarik tunai lebih dari Rp 15 juta bisa datang langsung ke bank tarik tunai melalui teller. 

Kebijakan kenaikan limit ini diharapkan nasabah bisa melakukan penarikan hingga Rp 20 juta melalui ATM saja tanpa harus ke teller karena peraturan PPKM membuat jumlah petugas yang bekerja dari kantor (WFO) harus dikurangi. 

"Nasabah juga lebih leluasa untuk melakukan penarikan tunai di ATM kapan saja 24 jam tanpa dibatasi dengan jam layanan operasional di outlet," kata Eka saat di konfirmasi, Minggu (11/7/2021). 

Sementara itu Regional CEO Bank Mandiri (Persero) Tbk, Region II/ Sumatera 2, Lourentius Aris Budiyanto mengatakan bank mandiri sedang mempersiapkan hal teknis dan petunjuk pelaksanaan terkait perubahan setting limit penarikan tunai di ATM.

"Segera kita informasikan menunggu pernyataan resmi dari Cooporate Secretary," kata Aris.

Penyesuaian batas penarikan tunai tersebut, antara lain:

1. Menaikkan batas maksimal nilai nominal dana untuk penarikan tunai melalui mesin ATM dari Rp 15 juta menjadi Rp 20 juta tiap rekening dalam 1 hari untuk kartu ATM yang menggunakan tekonologi cip.

2. Mempertahankan batas paling banyak (maksimal) nilai nominal dana untuk penarikan tunai melalui mesin ATM sebesar Rp 10 juta tiap rekening dalam 1 hari untuk kartu ATM yang menggunakan teknologi magnetic stripe.

3. Kenaikan batas maksimal nominal dana untuk penarikan tunai menggunakan kartu ATM dengan teknologi chip pada penjelasan di atas hanya berlaku untuk mesin ATM dengan teknologi chip.

Kebijakan ini mulai berlaku sementara 12 Juli 2021 sampai 30 September 2021.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved