Demi Jokowi, Denny Siregar Serang Partai Demokrat dan Singgung Kasus Hambalang

Entah apa motifnya Pegiat Media Sosial, Denny Siregar ikut menyerang orang-orang yang berseberangan dengan Istana, tidak ada yang mengetahui.

Editor: Salman Rasyidin
TribunNewsmaker.com/ Courtessy: Metro TV
Denny Siregar 

SRIPOKU.COM—Entah apa motifnya Pegiat Media Sosial, Denny Siregar ikut menyerang orang-orang yang berseberangan dengan Istana, tidak ada yang mengetahui.  Malah  seperti dilansir WARTAKOTALIVE.COM Denny Siregar terkesan pasang badan terhadap masifnya kritikan dari sejumlah tokoh kepada Presiden Joko Widodo.

Tidak terkecuali kritikan yang datang dari para petinggi Partai Demokrat.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) memberikan kritikan menohok terkait ketidakmampuan pemerintah menangani permasalahan Covid-19.

Denny Siregar menilai, para pengkritik tersebut seolah-olah hebat ketika dihadapkan dengan permasalahan yang sama.

Bahkan, Denny Siregar menyinggung tentang skandal Hambalang yang terjadi di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Mereka ribut banget.. "Presiden harusnya begini.. " "Jangan sampe kita jadi failed nation.." "Presiden inkompeten !" Seakan2 paling jago ngurus sesuatu. Eh, sekalinya dikasi kesempatan, jadinya cuma candi Hambalang," tulis Denny Siregar di Twitter, dikutip pada Minggu (11/7/2021).

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Seperti diketahui, AHY sebelumnya mempertanyakan kemampuan negara selamatkan rakyatnya dari pandemi Covid-19, dengan  menyoroti publikasi Bank Dunia yang turunkan rangking Indonesia dari kategori negara berpenghasilan menengah ke atas (2019) menjadi berpenghasilan menengah ke bawah (2020).

"Idealnya, kita selalu naik kelas. Jangan tinggal kelas, apalagi turun kelas. Masalah gentingnya, bukan di mana status kelas kita saat ini. Tapi, mampukah negara ini menyelamatkan rakyatnya dari Covid-19?" ucap AHY kepada wartawan, Rabu (7/7).

AHY kemudian menyoroti kondisi pandemi Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan. Ia pun mempertanyakan kapan pandemi Covid-19 di Indonesia akan berakhir.

Kritikan pedas Ibas, menuju Negara Gagal

Adapun kritik yang disampaikan Ibas untuk merespons melonjaknya kasus Covid-19 dan angka kematian yang relatif tinggi. 

INSTAGRAM @ruby_26
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat periode 2020 - 2025.
INSTAGRAM @ruby_26 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat periode 2020 - 2025. (INSTAGRAM @ruby_26)

"Begini ya, Covid-19 makin mengganas. Keluarga kita, sahabat kita dan orang-orang di lingkungan kita banyak yang terpapar bahkan meninggal dunia. Sampai kapan bangsa kita akan terus begini? Jangan sampai negara kita disebut sebagai failed nation atau bangsa gagal akibat tidak mampu menyelamatkan rakyatnya," kata Ibas dikutip dari Kompas.com

Ibas menilai, pemerintah terlihat tak berdaya menangani pandemi Covid-19 yang sudah memasuki tahun kedua.

Ia pun mengambil sejumlah contoh di antaranya kelangkaan tabung oksigen yang menunjukkan lemahnya antisipasi pemerintah terhadap penanganan Covid-19.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved