Epidemiolog Ungkap Indonesia Bisa Meniru Singapura Berdamai dengan Covid-19 Tapi Masih Jauh

Menurut Bayu, Indonesia bisa melakukan hal serupa dengan Singapura, yang berani hidup berdampingan dengan Covid-19.

Editor: Hendra Kusuma
Kompas/Tribunnews/IST
PM Singapura, Lee Hsien Loong, Singapura Anggap Covid-19 Seperti Flu Biasa, Siap Hidup Berdampingan dan Hadapi Era Normal Baru 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia meningkat tajam sejak Juni 2021, terutama sejak varian dari India yang disebut Virus Delta mulai menyebar di sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Sumatera Selatan.

Namun, Epidemiolog UGM Bayu Satria Wiratama menilai Indonesia bisa seperti Singapura dan menekan laju Virus Corna. Namun dengan beberapa catatan yang hingga kini masih menjadi ganjalan pemerintah untuk mengatasinya.

Menurut Bayu, Indonesia bisa melakukan hal serupa dengan Singapura, yang berani hidup berdampingan dengan Covid-19.

Hanya saja, masih jauh karena Indonesia harus melakukan 5 langkah penting. Sehingga akan sulit terwujud dalam waktu dekat.

Ia menilai langkah yang dilakukan Singapura adalah tujuan semua negara, bahkan seperti Amerika Serikat, Iran dan Turki melakukan langkah serupa dengan Singapura.

Namun Indonesia dianggap Bayu belum mampu karena masih ada hal utama yang harus dibenahi untuk bisa meniru hal yang dilakukan Singapura.

"Indonesia masih jauh, hal itu bisa dilihat dari beberapa data diantaranya vaksinasi di Indonesia baru 10 hingga 20 persen, berbeda dengan Singapura ," ujarnya.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sebab, Singapura sudah menyiapkan segalanya sebelum menyatakan diri untuk hidup berdampingan dengan Covid-19.

Sementara Indonesia masih jauh, selain faktor vaksin yang belum maksimal, persoalan prilaku masyarakat di Indonesia juga menjadi beban lain dari pemerintah untuk memberlakukan new normal.

Update terkini kasus Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 20 ribu lebih kasus. Berbeda dengan Singapura yang penduduknya tidak padat, tetapi mampu melakukan beberapa SOP yang tepat.

Ada fakta yang dilakukan Singapura dan bisa menjadi percontohan negara lain termasuk Indonesia.

Untuk lebih jelasnya, Seperti Dikutip dari Worldometers (28/6/2021), program penanganan Singapura terlihat nyata, sebab negara dengan populasi penduduk 5.895.734 jiwa itu, sejauh ini telah melaporkan 62.544 kasus positif infeksi Covid-19.

Tetapi mereka menunjukkan penanganan yang cepat tanggap, sebab ada 62.195 orang pulih, dan korban meninggal sekitar 36 orang.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved