BAHAYA Besar Ancam Indonesia, Asosiasi Dokter Minta Pemerintah Transparan Data Varian Baru Corona

Maklum, dua Virus Varian Baru Corona ini, dianggap sangat berbahaya. Sebab penularannya lebih cepat dan dominan.

Editor: Hendra Kusuma
Istimewa
Bahaya Besar Ancam Indonesia, Asosiasi Dokter Minta Pemerintah Transparan Data Varian Baru Corona 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Diam-diam Indonesia dalam ancaman besar serangan virus varian baru Covid-19 yang kini sudah masuk dan menyerang ribuan warga.

Sebab, Bahaya Besar Ancam Indonesia terkait dengan bahaya Virus Varian Baru Covid-19.

Maklum, dua Virus Varian Baru Corona ini, dianggap sangat berbahaya. Sebab penularannya lebih cepat dan dominan.

Sementara ada indikasi, pemerintah kurang transparan soal sebaran Virus di daerah-daerah yang ada di Indonesia, sehingga tak ada larangan untuk masuk sebuah daerah dan membuat penduduk atau warga kurang waspada.

Hal ini disampaikan oleh Asosiasi Dokter di Indonsia. Sebab Asosiasi Dokter Minta Pemerintah Transparan Data Varian Baru Corona.

Maklum saja, data mencatat, jika Virus yang aslinya berasal dari Inggris dan India ini, disinyalir lebih bahaya dari virus sebelumnya, bahkan mampu mendominasi suatu daerah dalam waktu cepat.

Maka itu, baru-baru ini, sejumlah perhimpunan organisasi profesi dokter meminta pemerintah transparan dalam menyajikan data temuan kasus Covid-19 akibat varian corona yang terdeteksi di sejumlah daerah.

Seperti dijelaskan oleh Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Bhakti Pulungan yang mengatakan, bahwa transparansi data tersebut sangat diperlukan, agar masyarakat dapat mengetahui wilayah yang terdeteksi.

Sebab, jika tidak, maka potensi penyebaran Virus Corona Varian Baru ini tak akan bisa dikendalikan.

Dia pun menyarankan pemerintah Indonesia mengikuti saran WHO tersebut.

"Dari WHO sendiri, negara itu harus transparan setiap minggu genom sequencing harus dipaparkan, harusnya di kita genom setiap daerah itu setiap minggunya juga dipaparkan jadi orang tahu Jakarta sudah ada varian ini, di Kudus ini," kata Aman dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (18/6/2021).

Aman mengatakan, anjuran WHO tersebut belum dilakukan di Indonesia karena jumlah laboratorium yang dapat melakukan Whole Genome Sequencing (WGS) sangat terbatas.

Sementara virus varian baru tersebut terus menyebar di hampir semua darah di Indonesia.

Adapun Ketiga Varian Baru Virus Corona tersebut yakni,

- Virus B.117 yang berasal dari Inggris

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved