Tren Konsep Drive Thru, Resepsi Pernikahan di Masa Pandemi
Kini resepsi pernikahan dengan konsep drive thru dapat menjadi inspirasi pernikahan di masa pandemi untuk menghindari kerumunan. Praktis tapi rumit lo
Disamping itu, sistem ini juga dapat membantu mengurangi kemungkinan adanya kehadiran tamu gelap.
"Drive thru kan kita enggak tahu ini benar tamu kita atau bukan."
"Dari awal kami sudah scan by barcode.
Jadi kalau di database kami tidak ada, berarti itu tamu gelap. Jadi benar-benar akurat dari awal," kata Vian.
Lalu, bagaimana dengan tamu yang tidak membawa mobil atau jalan kaki?
Menurut Vian, tamu undangan yang jalan kaki juga tetap mengantre dengan sistem yang sama, namun barisannya akan dipisahkan dengan mobil.
"Yang jalan kaki juga ada kemarin, (antre) dengan line undangan yang sama.
Bisa kita dahulukan kan enggak mungkin kalau ikut barisan mobil kasihan," tuturnya.
Untuk menghindari antrean kendaraan yang panjang, undangan juga dibagi menjadi tiga sesi dengan perbedaan satu jam antar sesi.
"Takutnya kalau sudah datang semua, mengularnya panjang.
Selain itu, namanya barcode kita juga pakai aplikasi di Android, takutnya ada masalah sinyal kalau terlalu padat."
"Kemarin so far so good, sih," kata Vian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/resepsijpg.jpg)