Breaking News:

Berita Prabumulih

Uang Karet tak Disetor, Warga Muaraenim Diringkus di Prabumulih: Terancam 4 Tahun Penjara

Pelaku diringkus Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin SH ketika sedang santai di kediamannya.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Absor bin Mat Inal (45) warga Talang Pengadangan Dusun III Desa Sugihan Kecamatan Rambang Kabupaten Muaraenim diringkus jajaran Satreskrim Polsek Prabumulih Timur karena membawa kabur uang tauke karet. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Akibat ulahnya membawa kabur uang untuk pembelian getah karet, Absor bin Mat Inal (45) warga Kecamatan Rambang Kabupaten Muaraenim, diringkus jajaran Satreskrim Polsek Prabumulih Timur.

Pelaku diringkus Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin SH ketika sedang santai di kediamannya.

Turut diamankan barang bukti berupa 2 lembar kuitansi serah terima uang.

Baca juga: Mutasi Polri di Prabumulih, AKP Yulia Farida dari Polda Gantikan AKP Fadillah Jadi Kasat Narkoba

Baca juga: Saya Walikota Prabumulih Ridho Yahya Minta Maaf Kepada Seluruh Warga Kelurahan Patih Galung

Selanjutnya guna kepentingan penyelidikan dan proses lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti digelandang ke Mapolsek Prabumulih Timur.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, diringkusnya Absor bermula dari laporan Andi Husin Gunawan (31) warga Kecamatan Seberang Ulu 1 Kota Palembang, ke SPK Polsek Prabumulih Timur.

Dalam laporannya dengan nomor LP/B/264/XII/2020/Sumsel/Res Prabumulih/Sek Pbm Timur pada 11 Desember 2020, Tauke Karet itu mengaku dirinya menjadi korban penipuan dan atau penggelapan dilakukan oleh Absor.

Menurut Andi, pada Selasa (10/11/2020) pukul 15.30 dirinya menitipkan uang sebesar Rp75 juta untuk pembelian karet ke pelaku yang saat itu datang ke kantor korban di Jalan Raya Baturaja Prabumulih RT 007 RW 003 Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

Namun oleh Absor uang tersebut tidak dibelikan gerah karet dan sampai dengan tanggal jatuh tempo getah tersebut tidak ada bahkan pelaku tidak mengembalikan uang tersebut.

Tidak terima telah ditipu, Andi lalu melaporkan Absor ke Polsek Prabumulih Timur.

Baca juga: Oknum Sekuriti yang Amankan Pertamina Sumsel Zona 4 Kedapatan Pesta Sabu di Rumah Kosong Prabumulih

Baca juga: Seorang Warga Muaraenim Tengah Malam Dijemput Ipda Haryoni, 3 Tahun Buronan Jambret di Prabumulih

Mendapat laporan itu tim Satreskrim Polsek Prabumulih Timur dipimpin Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin SH langsung mendatangi pelaku di rumahnya dan meringkus Absor.

Dihadapan petugas, pelaku mengakui perbuatannya yang tidak mengembalikan uang korban dan membawanya kabur.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi didampingi Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin SH membenarkan pihaknya meringkus Absor karena membawa kabur uang yang dititip untuk membeli getah karet sebesar Rp 75 juta.

"Pelaku inisial AB telah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan petugas kami, atas perbuatanya pelaku akan kami jerat pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara," tegasnya. (eds)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved