Breaking News:

Berita Religi

Bagi Makmum Masbuk Apakah Wajib Melakukan Takbiratul Ihram? Begini Penjelasannya dan Landasan Tepat

Takbiratul ihram termasuk rukun sholat, apakah wajib dibaca oleh makmum masbuk dalam sholat? Simak penjelasan berikut ini.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/Anton
Ilustrasi - Sholat Berjamaah. 

SRIPOKU.COM - Apakah wajib takbiratul ihram bagi makmum yang masbuk? Begini penjelasannya.

Takbiratul ihram termasuk rukun sholat dengan mengucapakan kalimat memuji Allah yakni Allahuakbar yang artinya Allah Maha Besar.

Syekh Wahbah Az Zuhaili dalam Kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu juz 2 menulis, takbiratul ihram adalah seseorang yang hendak mulai sholat, berdiri menghadap kiblat sambil mengucap takbir, اللّٰهُ أَكْبَر (allāhu akbar).

Disebutkan dalam hadits riwayat Abu Dawud dan at Tirmidzi dengan sanad shahih dari Ali bin Abi Thalib, Rasulullah SAW bersabda, “kunci sholat adalah bersuci dan pengharamannya adalah takbir.” Disebutkan juga dalam hadits dengan sanad muttafaq ‘alaihi, Rasulullah SAW bersabda, “Jika engkau hendak mendirikan sholat, maka bertakbirlah.”

Lantas, bagaimana dengan makmum masbuk apakah wajib takbiratul ihram?

Dilansir melalui kanal YouTube Rumah Fiqih, berikut penjelasan Ustaz Firman Arifandi mengenai tata cara makmum masbuk dalam sholat.

Baca juga: Apa Itu Masbuk dalam Sholat? Begini Penjelasannya Lengkap dengan Orang Yang Bisa Disebut Masbuk

Niat Sholat Jumat dalam Bahasa Arab dan Latin, Serta Sunah, Hukum & Syarat Sebelum Sholat Jumat
Niat Sholat Jumat dalam Bahasa Arab dan Latin, Serta Sunah, Hukum & Syarat Sebelum Sholat Jumat (SRIPOKU.COM/ANTON)

Jumhur ulama menjelaskan bahwasanya di antara pembuka rukun sholat kalau mazhab Syafi'i niat, kalau jumhur adalah takbiratul ihram.

Maka sebenarnya Imam Syafi'i juga memasukkan takbiratul ihram ini dalam rukun sholat.

Dalam hal ini para ulama sepakat bahwasanya sholat itu harus dibuka dengan takbiratul ihram.

Hal ini berdasarkan landasan hadit Rasulullah Sholallahu'alaihiwasallam yang kata beliau pembuka sholat yang membolehkan orang untuk melakukan sholat itu adalah kesuciannya, kemudian dan yang mengharamkan dari hal-hal yang membatalkan sholat adalah ketika seseorang memulai dengan takbir, dan yang menghalalkan seseorang untuk melakukan apa saja di luar sholat dalah salam, ketika sudah salam pertama maka sudah boleh melakukan apapun gerakan yang ada di luar rukun sholat.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved